Connect with us

Business

Jadi Tujuan Wisata di Kabupaten Subang, Ini Keunggulan Kapal Kehati GreenThink

Published

on

Foto : Kapal Kehati GreenThink terletak di Desa Cilamayagirang, Blanakan, Subang,

SUBANG,Lampusatu.com,- Kalau selama ini Kabupaten Subang dikenal memiliki tujuan wisata seperti Ciater dan Tangkuban Perahu, kini muncul tujuan wisata baru dimana masyarakat bisa menikmati keindahan alam pesisir sambil belajar mengenai lingkungan hidup. Kapal Kehati GreenThink terletak di Desa Cilamayagirang, Blanakan, Subang, dimana desa tersebut sebelumnya jauh dari keramaian dan jarang dikunjungi oleh warga dari luar desa tersebut.

Lokasi wisata itu berawal dari kegiatan PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) bersama masyarakat setempat yang terdiri dari Kwartir Ranting (Kwaran) Pramuka Kecamatan Blanakan, Pemerintah Desa Cilamayagirang berinisiatif untuk memanfaatkan areal perhutani yang telah digarap menjadi persawahan oleh warga menjadi pusat pendidikan lingkungan hidup untuk pelajar dan masyarakat luas dan juga sebagai upaya mitigasi adaptasi terhadap perubahan iklim pada tahun 2013.

Tanah garapan seluas 2,5 hektar ini diubah menjadi area bumi perkemahan sekaligus dikembangkan menjadi hutan konservasi. Kapal Kehati Grinting mengadopsi konsep integrated farming system atau Sistem Pertanian Terpadu untuk menghidupkan perekonomian masyarakat desa. Komponen usaha tani dalam model ini meliputi usaha ternak kambing, bebek, ikan, sayur-sayuran, budidaya jamur dsb. Masyarakat juga diajarkan untuk memanfaatkan limbah ternak untuk menjadi pupuk.

Dengan kegiatan ini maka pensiunan nelayan yang sudah tidak mampu melaut akan kembali memiliki sumber penghasilan. Usaha ini kemudian berkembang menampung usaha wanita istri nelayan untuk membuat produk makanan dari hasil tani.

“Ternyata konsep ini menarik masyarakat untuk datang. Apalagi sekarang pengunjung juga bisa melakukan wisata air dengan perahu hingga ke muara. Sejak akhir tahun lalu Kapal Kehati GreenThink mulai dibanjiri oleh pengunjung, bahkan mencapai ratusan orang sehari di musim libur Lebaran dan libur kenaikan sekolah kemarin,” kata Aruji Kartawinata, Ketua Kelompok Tani GreenThink.

Kapal Kehati GreenThink saat ini juga semakin berkembang dengan hadirnya Diorama GreenThink, yakni inovasi yang dilakukan di area Eco-eduwisata Kapal Kehati Greenthink berupa wahana edukasi berbentuk kapal berukuran 8 x 20 meter persegi terletak didekat pintu masuk Kapal Kehati Greenthink. Bentuknya yang unik dapat dijadikan sebagai latar foto yang instagramable bagi para pengunjung.

Selain bertujuan untuk menambah dayatarik bagi pengunjung, Diorama Greenthink juga berfungsi sebagai wadah atau ruang untuk transfer informasi  atau ilmu.  Diorama greenthink akan memberikan suasana yang berbeda dan menyenangkan.

Wahana yang rencananya akan diluncurkan dalam waktu dekat ini akan menyajikan informasi tentang fasilitas eco-eduwisata Greenthink, video pengetahuan tentang kegiatan industri migas, pengetahuan tentang gaya hidup green life style seperti konsep 3R, Biopori, hemat energy dan sebagainya.  Penyajian materi pengetahuan akan dibuat sedemikian rupa menyerupai pemutaran film di bioskop dengan jadwal pemutaran 2 sampai 3 kali perhari.

“Semoga kehadiran wahana ini semakin memperkaya ilmu dan pengetahuan masyarakat mengenai kegiatan industri migas dan bagaimana kita bisa berpartisipasi turut menjaga bumi dengan menghemat energi,” tambah Media & Relations Manager PHE Ifki Sukarya.

 

 

Red : Galih Andika

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hot News

Terbaru