Akibat Pandemi Covid-19, Sektor Pariwisata di Karawang Anjlok

46

KARAWANG,Lampusatu.com – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Karawang, Yudi Yudiawan, dampak covid-19 di sektor pariwisata cukup signifikan. Pihaknya menargetkan pendapatan asli daerah sektor pariwisata Rp500 juta. Namun demikian hingga September masih minim.

“Karena beberapa tempat wisata tutup dan tidak boleh ada pengunjung. Sehingga pengaruh pada PAD. Tapi sekarang mulai dibuka dengan pembatasan pengunjung dan protokoler kesehatan,” kata Yudi, belum lama ini.

Baca juga  Nikmati Beragam Menu Sate Lezat di Warung Pojok Kang Leube

Ia mentakan, tempat wisata yang dikelola Disparbud adalah Kampung Budaya, Curug Cigentis, pantai Pakisjaya, Puncak Sempur dan wisata religi Syekh Quro.

“Wisata yang lain sifatnya MoU dengan dinas. Semua tempat wisata kondisinya sama. Syekh Quro juga yang biasanya tiap malam sabtu ramai, dampak covid jadi berkurang,” katanya.

Selain tempat wisata, Yudi juga menjelaskan tempat hiburan pun belum buka sepenuhnya. Seperti bioskop masih tetap tutup. “Tingkat hunian hotel juga menurun. Mungkin rasa takut akan covid,” pungkasnya. (Rls).

Baca juga  Rehabilitasi Gedung Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lebak Habiskan Rp. 3,8 Milyar

 

Galih Andika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini