Connect with us

Daerah

Antisipasi Tingginya Kemacetan Saat Mudik, LMS Tambah 14 Gardu di Gerbang Tol Palimanan Utama

Published

on

SUBANG,Lampusatu.com – Menjelang arus mudik dan balik lebaran 2019 jalan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali),  PT. Lintas Marga Sedaya (LMS) telah melakukan banyak terobosan terbarunya untuk meningkatkan pelayanan dan mutu bagi para pengguna jalan tol Cipali.

Menurut Vice President Director PT.LMS Firdaus Azis didampingi Direktur Operasional PT LMS,  Agung  Prasetyo dan Kepala Cabang,  Suyatno, sesuai visi dan misi LMS menjadi role model bagi perusahaan pengelola jalan tol di Indonesia demi meningkatkan pelayanan prima dan berkelas, LMS telah memiliki rencana taktis untuk mengurangi jumlah kemacetan mendekati hari lebaran yang dipredksikan akan mencapai kepadatan tertinggi pada H-5 (Jumat, 31 Mei) dan H+3 (Minggu 9 Juni).

“Diperkirakan jumlah kendaraan yang melintas pada hari tersebut bisa meningkat 12 % dari tahun 2018 yang lalu. Sebagai antisipasinya kami akan menambah 14 Gardu di Gerbang Tol Palimana  Utama, sehingga total yang dioperasikan mencapai 26 gardu, ditambah dengan tenaga 78 orang untuk membantu pelayanan transaksi oleh pengguna dan 18 orang untuk membantu mengatur arus lalu lintas,”ujarnya saat acara kampanyekan ‘Inspirasi Mudik Lebaran di Tol Cipali 2019′ melalui acara gathering bersama puluhan awak media dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Barat, Rabu (15/5/2019), di Kantor pusat PT.LMS Interchange Jalan Cilameri, Kelurahan Sukamelang, Kecamatan/Kabupaten Subang.

Baca juga  Adanya Pergeseran Tanah, 102 Rumah Warga di Kabupaten Lebak Rusak

Selain itu, dijelaskannya, saat mudik nanti, LMS juga menyediakan mobil patroli, ambulance, resque, derek, PJR kantib dan Turlalin khusus lebaran di Palimanan.  Dan untuk rest area, LMS akan menambah beberapa kios makanan, restoran, penambahan tempat parkir kendaraan, standbye Genset, penyediaan BBM dalam kemasan berukuran 5-10 liter dari pertamina serta pengadaan posko kesehatan.

Baca juga  Para Generasi Milenial Dibekali Ilmu Kewirausahaan oleh Satgas TMMD

“Pada kampanye Inspirasi Mudik Lebaran di Tol Cipali 2019’, kami juga akan menginfokan buku saku kuliner dan wisata di sekitar Cipali seperti tahun sebelumnya. Tujuannya agar masyarakat well informed . Saat kemacetan panjang di dekat RSA, silahkan keluar tol dan carilah restaurant atau mushola untuk istirahat,”ungkapnya.

“Untuk meningkatkan pelayanan dan mutu bagi pengguna jalan tol cipali, beberapa aktifiti telah dilakukan LMS tahun ini, seperti merenovasi toilet yang ada di RSA type B, membangun masjid baru yang iconic, dan bulan Januari lalu kami bekerjasama dengan grup Astra melakukan sinergi penghijauan di area interchange dan media dengan penanaman sebanyak 6000 pohon,”timpalnya.

Sementara itu, Kanit PJR Tol Cipali,  AKP Azis Sarifudin yang hadir dalam acara tersebut, meminta pengguna jalan tol apalagi perjalanan jauh untuk memeriksa kendaraannya dan tidak memacu kendaraan lebih dari 100 Km/jam,  termasuk bila kondisi badan kurang fit untuk beristirahat.

Baca juga  Ating : Gerakan Pramuka Sebagai Wadah Pendidikan Karakter Kaum Muda

“Jalannya cukup baik dan lurus sehingga kerap menggoda untuk memacu kendaraan lebih cepat, ” jelas Azis hingga tak jarang mengakibatkan kecelakaan.

Azis menyebutkan, angka kecelakaan di Tol Cipali pada 2018 laka sebanyak 1.197 kali sehingga tercatat yang meninggal dunia sebanyak  71 orang, luka berat 243 dan  ringan 887.

“Sedangkan pada 2019 sampai April lalu sudah cukup banyak, lebih dari 200 kejadian,” pungkasnya.

Hadir dalam acara ini juga KBO  Satlantas Polres Subang Iptu Ikin dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Red : Galih Andika