ASTRA Pasang Sling Baja di Sepanjang Tol Cipali

Lampusatu.com – ASTRA Tol Cipali melakukan pemasangan wire rope atau sling baja di ruas tol Cipali dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jalan.

Hal ini wujud peningkatan layanan dan realisasi program Education, Engineering dan Enforcement (3E) dalam memberikan layanan prima kepada pengguna jalan Tol Cipali.

Menurut Theresia Dyah, Corporate Communication Department Head ASTRA Tol Cipali, sejak 2019 telah dilakukan pekerjaan pemasangan wire rope di ruas Tol Cipali.

“Wire rope atau sling baja merupakan salah satu pagar pengaman terbuat dari baja yang mampu menahan beban kendaraan sampai dengan 80 ton, juga berfungsi sebagai pembatas jalan,” ujarnya, dalam rilisnya.

Baca juga  Sah ! Ade Ahmad Ghozali Jabat Ketua Himpaudi Kabupaten Subang Masa Bakti 2019 - 2023

Saat ini, kata dia wire rope yang telah terpasang sepanjang 44 Km, on progress 30 Km yang akan selesai di akhir tahun 2020.

“Selanjutnya pemasangan wire rope sepanjang 35 Km diperkirakan akan selesai sebelum Lebaran tahun 2021,” ujarnya.

ASTRA Tol Cipali menargetkan sampai dengan akhir tahun 2021, di semua Ruas Tol Cikopo hingga Palimanan yang memiliki panjang 116,75 akan terpasang pagar pengaman yang terdiri dari wire rope sepanjang 109 KM dan 7 KM terdiri dari MCB (Median Concrete Barrier) dan parapet jembatan atau dinding jembatan.

Dalam program Education, ASTRA Tol Cipali juga melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan secara massif melalui media luar ruang dengan memasang himbauan terkait pelaksanaan pekerjaan dan himbauan keselamatan pada spanduk, variable message sign (VMS) dan juga videotron yang tersebar di sepanjang Tol Cipali.

Baca juga  Warga Desa Cikopo Minta PT.Abimanyu Prioritaskan Tenaga Kerja di Lingkungan

“Melalui berbagai media sosial yang dimiliki, ASTRA Tol Cipali terus memberikan himbauan kepada para pengguna jalan agar selalu memperhatikan kondisi kendaraan dan juga kondisi fisik saat berkendara,” ujarnya.

Selalu tertib dan mematuhi rambu saat berkendara dengan minimal batas kecepatan 60 KM/jam dan maksimal100 KM/jam, dan apabila keadaan hujan batas kecepatan maksimal 70 KM/jam.

Sedangan pada Enforcement, dilakukan bersama dengan Kementrian Perhubungan dan PJR Polda Jabar dalam penindakan operasi penertiban kendaraan overdimension dan overload yang dilakukan berkala setiap 3 (tiga) bulan sekali yang dilaksanakan di Rest Area Cipali.

Baca juga  Rapat Paripurna, Bahas Pencabutan Perda Tarif Pelayanan Kesehatan Kelas 3 RSUD Subang

“Untuk penertiban kendaraan yang over speed dilakukan penindakan batas kecepatan atau operasi speed gun setiap 2 bulan sekali dengan sinergi bersama Kepolisian daerah Jawa Barat dan PJR,” ujarnya.

Dengan penambahan fasilitas keselamatan ini, diharapkan para pengguna jalan dapat berkendara dengan tertib serta tetap memperhatikan peraturan yang berlaku sehingga dapat tercipta kelancaran, keamanan dan kenyamanan bagi dirinya sendiri dan orang lain saat berkendara di Jalan Tol Cipali. (Rls).

 

Galih Andika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini