Berkunjung ke Subang, Kemenkopolhukam Bahas Soal Penanganan Covid-19

2

SUBANG,Lampusatu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Aminudin didampingi Asda II Asep Nuroni menerima kunjungan kerja dari Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) terkait Covid-19, di Ruang Rapat Bupati lantai 2 Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Subang, Jumat (11/09/20).

Sekda Subang, H.Aminudin mengungkapkan dalam pertemuan tersebut banyak hal yang dibahas terkait penanganan Covid-19 di Subang. Salah satu kebijakan yang telah diterbitkan adalah Peraturan Bupati Subang Nomor 53 Tahun 2020 tentang Penanganan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Baca juga  2 Terowongan di KBB Berhasil Ditembus, Kereta Cepat Bakal Beroperasi Akhir 2022

“Hal ini dibahas karena memang saat ini langkah paling tepat adalah memberi sanksi pada mereka yang melanggar peraturan protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan,”ujar H.Aminudin.

Selain itu Surat Edaran Bupati Subang juga banyak diterbitkan baik itu pada tempat hiburan, wisata, maupun lingkungan ASN di Kabupaten Subang.

Kebijakan di atas menjawab permasalahan yang dihadapi terkait penanganan Covid-19 dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 yang semakin luas.

Baca juga  Hari Ketiga Rapid Test Massal di Pasar Tradisional Subang, Ini Hasilnya

“Hal tersebut ditunjukan dengan berhasilnya menekan angka penyebaran dan kematian. Selain itu juga dibuktikan dengan posisi Subang yang tidak pernah memasuki zona merah atau hitam, yakni maksimalnya menempati zona kerawanan Covid-19 di “Zona Orange” dan “Zona Kuning,”jelasnya.

Hal itupun kata dia, menunjukan bahwa walaupun Kabupaten Subang memiliki potensi penyebaran tinggi, tetapi masih mampu mengendalikan simpul-simpul/titik-titik daerah rawan penyebaran dengan cepat.

“Walaupun begitu, Pemerintah Kabupaten Subang masih menghadapi kendala ketika melaksanakan kebijakan yang telah diambil. Salah satunya adalah terbatasnya anggaran kegiatan di lapangan, dimana kegiatan itu membutuhkan anggaran yang besar sehubungan dengan pengerahan personil dari semua unsur/institusi yang dilibatkan,”paparnya.

Baca juga  Ribuan Peserta Ikuti Gerak Jalan Santai Bareng Karang Taruna¬† Kalijati

Ada beberapa langkah yang akan dilakukan Kabupaten Subang kedepannya lanjut dia, untuk meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian Covid-19 di daerahnya masing-masing.

Mulai dari melaksanakan PSBB, PSBM, edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya gerakan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan Pakai Sabun dengan Air Mengalir).

 

Galih Andika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini