Bupati, Wabup, dan Forkompinda Subang Patroli ke Para Pedagang Ingatkan Aturan PPKM Darurat

93

SUBANG,Lampusatu.com – Setelah selesai menggelar Apel Pasukan PPKM Darurat di Alun-alun Subang, Bupati Subang H.Ruhimat dan Wakilnya Agus Masykur Rosyadi didampingi Dandim 0605/Subang Letkol (Czi) Arsad Wilyarto dan Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto dan unsur Forkopimda Kabupaten Subang melaksanakan patroli ke sejumlah titik keramaian di wilayah Subang Kota.

Dalam kesempatan patroli tersebut, Ruhimat menyampaikan pesan, terkait ketentuan dalam PPKM Darurat yang harus dipatuhi dan ditaati oleh masyarakat.

Baca juga  Tim Satgas Pangan Sidak ke Sejumlah Pasar Tradisional

“Jika pandemi Covid-19 ini ingin cepat berlalu, maka patuhi semua ketentuan yang ditetapkan dalam PPKM. Salah satunya untuk senantiasa melaksanakan protokol kesehatan,”ujar Kang Jimat sapaan akrab Bupati Subang kepada wartawan disela patroli ke para pedagang distro dan toserba Yogya.

Ia juga meminta seluruh toko dan rumah makan, atau restoran, serta toko sembako diminta untuk mematuhi aturan selama PPKM berlangsung.

Baca juga  Tim Gabungan Razia Tempat Hiburan Malam di Purwakarta

Untuk rumah makan dan toko sembako atau swalayan buka hanya di batas sampai jam 20.00 Wib dan harus mengikuti ketentuan dalam PPKM.

Ia mengimbau kepada para pedagang untuk mematuhi PPKM darurat yang berlaku pada 03-20 juli 2021 di Jawa-Bali. Menurutnya, niat pemerintah melakukan pembatasan kegiatan demi mencegah penularan COVID-19 yang kian masif.

“Pemerintah niatnya baik. Kami juga harus terus menyosialisasikan protokol kesehatan. Karena kita belum tahu sampai kapan pandemi ini berlangsung. Sementara, ruang isolasi dan rumah sakit umum Subang mulai penuh,” tuturnya.

Baca juga  Kang Jimat Berikan Bantuan Dana untuk Pengobatan Bocah yang Tersiram Air Panas

Ia berharap, dengan pelaksanaan PPKM Darurat yang berlaku sejak 3 sampai dengan 20 Juli 2021, masyarakat mematuhinya agar penyebaran covid 19 di kabupaten subang menurun, sehingga seiring berjalannya waktu, pandemi juga ikut melandai.

 

Ovan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini