Connect with us

Daerah

Cegah Wabah DBD, Babinkamtibmas Desa Babakan Ajak Warga Bebersih Lingkungan

Published

on

Foto : Dalam rangka pencegahan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD), Aiptu Ono kartono, Babinkamtibmas Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, bersama masyarakat untuk melaksanakan kerja bakti bebersih (Bersih -bersih) dilingkungan Dusun 1 Desa setempat, Jumat (15/3/2019).

PURWAKARTA,Lampusatu.com – Dalam rangka pencegahan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD), Aiptu Ono kartono, Babinkamtibmas Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, bersama masyarakat untuk melaksanakan kerja bakti bebersih (Bersih -bersih) dilingkungan Dusun 1 Desa setempat, Jumat (15/3/2019).

Aiptu Ono Kartono yang juga sebagai anggota Polsek Wanayasa, bahu-membahu bersama masyarakat membersihkan selokan, genangan air, sampah-sampah yang berserakan khususnya yang dapat menampung air hujan.

“Kegiatan bersih-bersih merupakan rutinitas dalam upaya pencegahan dini munculnya demam berdarah dengue (DBD) serta terjadinya banjir,” Kata Ono, saat ditemui di sela-sela rutinitasnya.

Baca juga  Dalam Waktu Satu Bulan, Satres Narkoba Polres Purwakarta Ungkap 7 Perkara Penyalahgunaan Narkoba

Dalam beberapa pekan terakhir ini, curah hujan diwilayah Kecamatan Wanayasa sering terjadi. Dengan adanya hujan, dikuatirkan akan ada genangan air baik dari selokan atau sampah yang bisa menjadi sarang nyamuk Aedes Aedeypti.

” Kami beserta Babinsa dan masyarakat desa Babakan, seiring lakukan gotong royong bersih yang dilakukan secara berkeliling dari RT ke RT, hal ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan,” kata Ono.

Baca juga  Keberadaan Gay Pemicu Penyebaran Virus HIV-AIDS Terus Meningkat di Purwakarta

Dihubungi terpisah, Kapolsek Wanayasa, AKP Sutikno mengatakan, jika sanitasi aliran pembuangan air di lingkungan tidak berjalan baik penuh dengan sampah maka disanalah jentik nyamuk sebagai virus DBD berkumpul.

“Kita mengajak seluruh anggota Polsek Wanayasa untuk peduli turun bersama masyarakat melakukan bersih-bersih atau curve di lingkungan warga khusus pencegahan  DBD,” kata Kapolsek, saat dihubungi melalui selulernya.

Selain itu, lanjut pria yang akarab disapa Tikno ini, dengan gotong royong bersama, pihaknya juga semakin dekat dan menjalin kebersamaan dengan masyarakat sekitar. Bekerja bersama membersihkan desa dari sampah dan waspada demam berdarah.

Baca juga  Dua Orang Pemuda Tewas, Setelah Motor yang Dikendarainya Hantam Belakang Mobil Truk di Jalan Raya Cikopo

“Gotong-royong merupakan budaya nenek moyang kita sejak dulu kala. Makanya kita ingin bangkitkan lagi. Kita berharap polisi selalu ada di tengah masyarakat dan dapat menjadi pembantu salam segala memecahkan permasalahan dlpersoalan di dalam masyarakat khususnya dalam masalah hukum. Sehingga masyarakat dengan polisi dapat menjadi lebih dekat dan percaya lagi terhadap polisi,” pungkasnya.

 

Wartawan : Alif

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *