Dedi Mulyadi Minta Kasus Temuan Beras Bercampur Plastik Dituntaskan

PURWAKARTA,Lampusatu.com –¬†Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Purwakarta menyelesaikan penemuan kasus biji plastik di dalam karung beras bantuan untuk keluarga penerima manfaat (KPM) pendamping keluarga harapan (PKH).

Hal itu disampaikan Dedi ketika mendatangi Kejaksaan Negeri Purwakarta, Kamis (1/10/2020). “Karena kasus ini sudah ditangani Kejari jadi kami minta untuk menyelesaikannya sampai tuntas,” ujar dia.

Ia mengaku sempat melihat barang bukti yang telah diamankan oleh pihak Kejari Purwakarta. Dia berpendapat ada dua hal dari kasus ini, yakni pertama beras tersebut beras medium di bawah standar dan sangat rendah kualitasnya.

Baca juga  Anggota Paskibra Pabuaran Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih Saat Upacara Peringatan HUT ke-73 RI

Kedua, memang itu biji plastik yang ada di dalam karung beras untuk bantuan KPM PKH dan tengah ditangani oleh Kejari Purwakarta. Menurutnya, dalam kasus ini bukan persoalan biji plastiknya, melainkan kenapa biji plastik itu ada di dalam karung beras.

Baca juga  ARD Dinilai Sosok yang Mumpuni Pimpin KONI Subang

“Apakah itu kesengajaan, misalnya pembelian barang kemudian diisi biji plastik untuk menambah timbangan atau ada pihak lain yang sengaja masukan itu (biji plastik). Silahkan diusut sampai tuntas oleh Kejari,” kata Dedi.

Baca juga  Bupati Subang Terima Kunjungan Rombongan Kantor Staf Kepresidenan

Lebih lanjut, dia menjelaskan, ini bukan hanya persoalan beras melainkan lebih kepada kesehatan masyarakat yang harus diperhatikan.

Ketika disinggung kasus ini menjadi kali kedua setelah ditemukannya di Kabupaten Cianjur, Dedi sebagai Wakil Ketua Komisi yang membidangi hal ini mengaku telah mengontak langsung Ketua Pimpinan Komisi IV untuk secara langsung mengundang Bulog guna menjelaskan permasalahan ini.

Baca juga  Meriahkan HUT RI ke -74, Ribuan Warga Subang Ikuti Pawai Obor
Baca juga  Bupati Subang Terima Kunjungan Rombongan Kantor Staf Kepresidenan

“Masalah hukum bukan urusan kami tapi Kejari akan mengusut tuntas asal muasal ini dan mengusut pendistribusian beras ini hingga di tangan warga. Memang beras itu berada di karung bertuliskan Bulog tapi apakah itu dari Bulog? Ya urusan Kejari,” ucap Dedi.

Sumber : Ayopurwakarta.com

Populer

Berita terbaru

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini