Dialog Soal SRG, Kang Jimat Ungkap Lemahnya Faktor SDM

SUBANG,Lampusatu.com – Bupati Subang, H.Ruhimat  menjawab pertanyaan terkait Sistem Resi Gudang (SRG) pada sesi wawancara dengan TVRI Jabar dan RRI, Kemarin Kamis (12/11/2020).

Dalam kegiatan wawancara tersebut terungkap bahwa perkembangan SRG di Kabupaten Subang ada 7 yang sudah berizin dan bahkan ada dua gudang swasta yang saat ini sedang proses perizinan.

Kang Jimat sapaan akrab Bupati Subang mengatakan pada masa pandemi covid-19 pemanfaatan resi gudang oleh para petani sangat signifikan. Saat ini pelaksanaan SRG di Kabupaten Subang terkendala di SDM pengelola SRG, sehingga perlu penguatan internal bagi pengelola SRG.

Baca juga  Warga Pantura Subang 'Keukeuh' Tolak Nilai Ganti Rugi Pembebasan Lahan untuk Proyek Pelabuhan Patimban

Selain itu sarana prasarana yang sesuai dengan situasi dan perkembangan saat ini yang serba online sehingga membutuhkan teknologi yang lebih menunjang layanan SRG.

Pemkab Kabupaten Subang kata dia, mengharapkan adanya dukungan dari pemerintah pusat melalui fasilitasi pembangunan gedung untuk komoditas ikan dan fasilitasi ekspor produk SRG kopi karena Kabupaten Subang memiliki potensi tersebut.

Ketika ditanya terkait bagaimana Pemda Kabupaten Subang melakukan edukasi kepada masyarakat agar pengetahuan dan pemahaman mereka terkait SRG menjadi lebih baik, Kang Jimat mengatakan dengan cara membangun sumber daya pengolahan gudang SRG melalui penguatan para pengelola dan pelatihan serta penguatan jaringan.

Baca juga  Dandim Bonceng Bupati Meninjau Perbaikan Jalan

Selain itu membangun kekuatan internal pengelola gudang SRG dengan meningkatkan kualitas pelayanan dan juga menjaga mutu barang di gudang SRG.

Kemudian membangun kekuatan partisipasi penyimpan dengan terus melakukan sosialisasi kepada petani untuk menyimpan di SRG dengan harapan dapat menaikkan posisi tawar petani.

Kang Jimat berharap baik provinsi atau BAPPEPTI dapat memfasilitasi Subang agar memiliki pasar lelang yang dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan komoditi yang disimpan di gudang SRG yang sudah jatuh tempo atau habis serta dapat melakukan promosi ke kabupaten kota yang ada di pulau Jawa bahkan nasional.

Baca juga  HPN 2020, Paur Humas Polres Purwakarta : Semoga Wartawan Semakin Sejahtera dan Terlindungi

“Untuk petani komoditi kopi bisa menyimpan di gudang SRG Subang yaitu di koperasi jujur Berkah yang ada di kecamatan Cisalak. SRG tersebut merupakan gudang swasta yang sudah bisa melakukan ekspor ke timur tengah,”pungkasnya.

 

Galih Andika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini