Connect with us

Daerah

Disnakertrans Majalengka : UMK Majalengka Tahun 2019 Sebesar Rp1.791.693

Published

on

Foto : Istimewa

MAJALENGKA,Lampusatu.com,- Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Majalengka tahun 2019, naik sekitar Rp133 ribu. Hal tersebut hasil pleno yang dilakukan belum lama ini.

Kabid Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Majalengka, Aan Andaya mengatakan, dari hasil rapat tersebut ditetapkan UMK Majalengka tahun depan sebesar Rp1.791.693,26.

“Naik sebesar Rp133.178,72 dari tahun ini. Untuk tahun ini, UMK kita sebesar Rp1.658.514,54. Angka itu keluar berdasarkan PP 78/2015 tentang Pengupahan,” katanya, Kamis (8/11/2018).

Menurit dia, dengan adanya PP 78/2015 tentang pengupahan sebagai rujukan penetapan UMK, proses penetapan besaran angka untuk UMK tahun depan itu tidak mendapat protes berarti dari kalangan karyawan maupun perusahaan.

“Hanya saja pekerja ada keinginan agar struktur skala upah seperti yang diatur Permen 1/2017 dijalankan pihak perusahaan. Mereka juga minta agar perusahaan memberi beberapa fasilitas,”ungkapnya.

Aan menjelaskan, setelah pleno di tingkat kabupaten, besaran UMK itu akan segera diajukan kepada Pemerintah Provinsi. Penetapan UMK di tingkat Provinsi akan dilakukan pada 25 November.

Setelah pleno, Kadis membuat surat ke bupati, kemudian nanti bupati merekomendasikan ke gubernur. Batas akhir pengajuan ke gubernur tanggal 21 November mendatang.

“Adapun ketok palu di tingkat Provinsi pada 25 November. Terakhir, kami sosialisasikan keputusan itu. Dari sana nanti akan diketahui apakah ada perusahaan yang mengajukan penangguhan (penerapan UMK) atau tidak,” jelas dia.

Sementara, hingga saat ini terdapat sebanyak 806 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Majalengka, dengan sektor garmen sebagai perusahaan paling banyak. Dari jumlah keseluruhan itu, tercatat sebanyak 24.300 karyawan.

 

 

 

Wartawan : Jaja Sumarja

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hot News

Terbaru