Hadiri Kegiatan Monalisa, Bupati Subang : Jangan Anggap Remeh Petani

SUBANG,Lampusatu.com – Bupati Subang, H.Ruhimat didampingi Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat, bersilaturahmi dengan masyarakat Kampung Panyeredan RT/RW 13/04 Desa Cimanggu, Kecamatan Cisalak, Subang,  dalam rangka kegiatan Monalisa (Mondok Mengenali Desa) kemarin Jumat (25/9/2020).

Sebelum tiba ke lokasi, orang nomer satu di Pemkab Subang ini menyapa warga masyarakat di Lapang Olahraga Voli di Kp. Sukahurip RT. 12/04 Desa Cimanggu dan menyerahkan bantuan alat olahraga untuk warga masyarakat yang sedang berolahraga.

Istimewa

Selanjutnya Kang Jimat sapaan akrabnya bersama jajaran dengan menggunakan motor, bersama sama ke bukit pasir Jaka, untuk melakukan penanaman bibit pohon Alpukat.

Baca juga  Mohammad Al-Ghifari & Laura Ikuti Acara Pemilihan Kreatifitas Mojang Jajaka Tingkat Jabar Tahun 2019

Bibit pohon alpukat tersebut di supply oleh Pusbikat yang berkantor di kilometer 3 Baran, Gembongan, Jalan Ambarawa, Bandungan, Kabupaten Semarang yang salah satu tugas pokok fungsi Pusbikat yakni menjalin kerja sama dengan petani alpukat yang masih kesulitan menghasilkan buah dengan kualitas baik.

Alpukat Wina salah satu bibit yang ditanam, berdasarkan informasi dari Agus Riyadi dari Pusbikat ambarwa mengatakan cukup menjanjikan hasilnya.

Satu buah bisa mencapai berat 2 kg dan mampu bertahan dalam waktu relatif lebih lama mampu bertahan hingga waktu 2 minggu. Kemudian, selain itu kulitnya cukup keras. Untuk yang umur 4 tahunan produksi rata-rata per pohon baru 30-40 kg

Baca juga  Nyai Karsinah Mengguncang Panggung Festival Kreasi Batik

Agus Riyadi yang juga Ketua Asosiasi Petani Alpukat Kabupaten Semarang (Apas), mengatakan pasar alpukat yang sangat menjanjikan.

Untuk itu, pihaknya saat ini tengah mengembangkan alpukat Wina. Harga jual alpukat saat ini stabil dan laku di pasaran untuk kelas A sekarang ini per kilonya Rp21 ribu, kelas B Rp15 ribu, kelas C Rp11 ribu dan kelas D Rp5 ribu.

Kang Jimat mengatakan Jangan anggap remeh petani. Profesi ini dapat menghasilkan rejeki tidak terduga. Penghasilan hingga ratusan juta rupiah diperoleh jika pekerjaan itu ditekuni dengan baik.

Baca juga  Enam Desa di Kecamatan Serangpanjang Sudah Salurkan Bansos

“Salah satu hasil menjanjikan dari pertanian diperoleh dengan proses pembibitan dan budi daya alpukat,”tegasnya.

Kang jimat juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan tiap jengkal lahan di rumahnya untuk dimanfaatkan untuk budidaya tanaman produktif, seperti jahe.

“Kalaupun terbatas dapat memanfaatkan media karung atau polybag yang tidak ribet dan tidak memakan tempat besar namun hasilnya bisa tinggi,”ujarnya.

Setelah penanaman pohon Alpukat, kang Jimat bersama jajaran bergerak ke Kp. Panyeredan untuk mengikuti kegiatan Monalisa selanjutnya yaitu bersilaturhami dengan warga masyarakat. (Adv).

 

Galih Andika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini