Connect with us

Daerah

Kampak Tolak Revisi UU KPK

Published

on

Foto : Sejumlah massa yang tergabung dalam Komunitas Anak Muda Peduli Anti Korupsi (Kampak) berunjuk rasa di depan Kantor Kejari dan DPRD Subang, Kamis (19/9/2019).

SUBANG,Lampusatu.com – Sejumlah massa yang tergabung dalam Komunitas Anak Muda Peduli Anti Korupsi (Kampak) berunjuk rasa di depan Kantor Kejari dan DPRD Subang, Kamis (19/9/2019).

Kedatangan mereka untuk  menolak  revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK yang telah disahkan DPR pada Selasa (17/9/2019) Lalu.

Dalam aksinya tersebut, mereka pun membawa atribut berupa spanduk dan poster bertuliskan penolakan terhadap RUU tentang KPK hingga Presiden diminta mundur dari jabatannya.

Baca juga  Turun ke Jalan, HMI -MPO Cabang Lebak Tuntut Perbaikan Jalan Rusak

“Demi menegakkan supremasi hukum, aksi unjuk rasa ini menyampaikkan beberapa tuntutan. .Kami menolak secara keseluruhan revisi UU KPK nomor 30 tahun 2002 yang diduga melemahkan lembaga KPK dan  meminta Presiden untuk segera menarik kembali surat persetujuan revisi UU KPK,” kata Asep Sumarna Toha salah satu orator aksi di depan Gedung DPRD Subang.

Baca juga  Peduli Kaum Dhuafa, Polsek Subang Buatkan Outlet Makanan dan Minuman Gratis di Perempatan Shinta

Selain itu, ia juga mendesak Kapolres Subang untuk segera menuntaskan hutang kasus korupsi dan pidana umum.

“Iya kami juga mendesak Polres Subang segera menuntaskan kasus korupsi dan pidana umum seperti kasus PT. Subang Sejahtera, Korupsi DD/ADD Desa Mayangan, Karangmulya, Pidum, pencemaran limbah Vaname, Perampasan mobil oleh MTG, Tipu Gelap Adi Okto,”tegasnya.

Baca juga  Mahasiswa Minta Usut Tuntas Tipikor 23 Anggota DPRD Purwakarta Petahana

Pada kesempatan itu, aksi masa pun meminta Presiden Jokowi jangan terus-terusan peras keringat rakyat dengan menaikan iuran BPJS, TDL Pajak dan lain-lain.

 

 

 

Wartawan : Iwan Sukmawan