Connect with us

Daerah

Kapolres Subang Tunjukan Barang Bukti Milik Pelaku Percobaan Pencurian Sarang Burung Walet

Published

on

Foto : Kapolres Subang AKBP H.Muhammad Joni SIK,MSi didampingi Kasatreskrim Polres Subang AKP Moch Ilyas Rustandi,SH, dalam konferensi pers nya kepada wartawan, Jumat pagi (10/5/2019) di Mapolres Subang, menunjukan sejumlah barang bukti para pelaku percobaan pencurian sarang burung walet AS (41) dan R (42) yang terjadi di di Kampung Cibeureum, Desa/Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, pada 13 April 2019 lalu.

SUBANG,Lampusatu.com – Kapolres Subang AKBP H.Muhammad Joni SIK,MSi didampingi Kasatreskrim Polres Subang AKP Moch Ilyas Rustandi,SH, dalam konferensi pers nya kepada wartawan, Jumat pagi (10/5/2019) di Mapolres Subang, menunjukan sejumlah barang bukti para pelaku percobaan pencurian sarang burung walet AS (41) dan R (42) yang terjadi di di Kampung Cibeureum, Desa/Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, pada 13 April 2019 lalu.

Barang bukti tersebut berupa, tabung gas 3kg, tabung oxygen dan alat las, spion sepeda motor, tali tambang, sepasang sarung tangan anti api, tangga terbuat dari bambu dan gembok yang sudah dirusak.

Baca juga  Kapolres Subang Resmikan Kantor Unit Lantas Polsek Kalijati

“Kedua pelaku percobaan pencurian sarang burung walet AS (41) dan R (42) telah berhasil ditangkap. Setelah sebelumnya dilakukan penyidikan oleh jajaran Satreskrim dan Polsek Tanjungsiang. Keduanya ditangkap ditempat yang berbeda, AS lebih awal ditangkap dirumahnya di Kampung Cikadu Timur, Desa/Kecamatan Tanjungsiang dan R (42) di Kampung Babakan Kananga, Desa Wargaluyu, Kecamatan Tanjung medar, Kabupaten Sumedang. Sementara dua pelaku lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Dj (38) dan A (40),”ungkap Kapolres Subang.

Baca juga  Viral di Medsos, Preman Acak-acak Mini Market di Purwadadi Diburu Polisi

Kapolres Subang pun mengungkapkan bagaimana para pelaku melakukan aksi nekatnya tersebut, bermula dengan cara merusak pagar  kawat dengan naik menggunakan tangga.

Selanjutnya pelaku merusak gembok dan pintu masuk menggunakan alat las blender. Namun niat para pelaku tersebut pun gagal karena pada saat merusak pintu masuk gedung walet terlebh dahulu diketahui oleh warga.

“Jadi pada saat akan melakukan pencurian salah satu pelaku dikenali oleh warga yang bernama AS. Akrhirnya para pelaku memutuskan kabur. Namun di lokasi kejadian perkara telah ditemukan alat-alat yang akan digunakan oleh para pelaku untuk melakukan pencurian, seperti tabung gas 3kg, tabung oxygen dan alat las, spion sepeda motor, tali tambang, sepasang sarung tangan anti api, tangga terbuat dari bambu dan gembok yang sudah dirusak,”ungkap Kapolres.

Baca juga  Danlanud Suryadarma Periksa Langsung Persiapan Ranmor Dinas

“Akibat perbuatannya, kedua pelaku disangkakan melakukan percobaan pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur pasal 363 Jo pasal 53 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 5 tahun penjara,”pungkasnya.

 

Red : Galih Andika

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *