Connect with us

Daerah

Kecamatan Patokbeusi Dianggap Paling Rawan dalam Pemilu 2019

Published

on

Foto : Komisioner Bawaslu Subang Divisi Pengawasan, Hubungan Antar Lembaga dan Humas, Imanudin didampingi Ketua Bawaslu Subang Farahutan Harahap dan Komisoner Bawaslu Cucu Kodir di sela kegiatan Sosialisasi Produk Hukum Pengawas Pemilu di Lembah Sari Mas Ciater, Subang, kemarin, Sabtu (6/4/2019).

SUBANG,Lampusatu.com –
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Subang menegaskan bahwa pihaknya sudah siap  mengantisipasi berbagai potensi kerawanan Pemilu 2019.

Dari  10 jenis potensi kerawanan pemilu 2019 dilihat dari domisili Caleg di TPS yang tersebar di 304 TPS di 30 kecamatan dengan jumlah Caleg 642 orang,  tingkat kerawanan paling tinggi ada di lima kecamatan, yakni Patokbeusi, Ciasem, Purwadadi, Kalijati dan Jalancagak.

Baca juga  Bawaslu Kabupaten Subang Sosialisasikan Perbawaslu Pengawasan Tahapan Pemilu 2019

“Tingkat kerawanan paling tinggi yang berada diurutan pertama Kecamatan Patokbeusi. Sebab, di Patokbeusi juga banyak pendukung fanatik yang berpotensi mengganggu pemilu. Kondisi ini tersebar di 432 TPS di 23 kecamatan,”ungkap Komisioner Bawaslu Subang Divisi Pengawasan, Hubungan Antar Lembaga dan Humas, Imanudin didampingi Ketua Bawaslu Subang Farahutan Harahap dan Komisoner Bawaslu Cucu Kodir di sela kegiatan Sosialisasi Produk Hukum Pengawas Pemilu di Lembah Sari Mas Ciater, Subang, kemarin, Sabtu (6/4/2019).

Baca juga  Temukan Ribuan DPT Ganda, Bawaslu Subang Segera Berkoordinasi dengan KPU

Namun berbagai persoalan tersebut, kata Iman, sudah pihaknya petakan untuk dilakukan langkah-langkah antisipasinya .

” Kita sudah lakukan pemetaan dari total 4.690 tempat pemungutan suara (TPS) dengan jumlah hak pilih sebanyak 1.149.540 jiwa,”pungkasnya.

Red : Galih Andika