Connect with us

Daerah

Ketua MUI Kabupaten Purwakarta Sebut Miras Biang Keladi Kejahatan

Published

on

Foto : Ketua MUI Kabupaten Purwakarta, KH John Dean meminta Polres Purwakarta untuk lebih agresif memberantas peredaran miras di Purwakarta, yang disampaikan usai membuka pelatihan Manasik Haji di Mesjid Baing Yusuf, Komplek Kantor Pemkab Purwakarta, Kamis (28/6/2018).

PURWAKARTA,Lampusatu.com,- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purwakarta prihatin dengan viralanya foto seklompok pemuda yang sedang asik menenggak minuman keras (Miras), beberapa waktu lalu.

Ketua MUI Kabupaten Purwakarta, KH John Dean mengatakan, miras ini menjadi bilang keladinya kejahatan dan kerusakan moral bangsa, terutama generasi mudanya, maka pihak berwajib masih harus meningkatkan pengawsannya.

“Hampir setiap hari saya sering baca berita oprasi miras, namun kenapa masih banyak temuan miras oplosan hingga miras ilegal di masyarakat, seperti difoto seklompok pemuda yang sempat viral di media sosial,” ujar KH John Dean, saat dihubungi melalui selulernya, Senin (30/7/2018).

Baca juga  Danlanud : Sumpah Pemuda Momen Reflektif Memaknai Pengorbanan Para Pahlawan

Ketua MUI, menambahkan masalah miras bukan hal sepele. Dirinya mengusulkan perlu ada pengetatan pengawasan melibatkan remaja masjid, bahkan komponen Kepemudaan lainnya juga bisa dilibatkan. Selain itu, sambungnya, para mubalig, ustad dan tokoh agama juga perlu mengingatkan bahaya miras tiap ceramah.

“Saya yakin kalau ustaz enggak hadir di tengah masyarakat, kasus kayak gini akan terus ada. Tapi tidak perlu sweeping, kalau ada kejadian langsung lapor ke pihak berwajib,” ucapnya.

Baca juga  TMMD Kodim 0605 Subang Berikan Penyuluhan Pertanian kepada Kelompok Tani

Selain itu, lanjut John Dean, tokoh agama juga harus bersinergi dengan tokoh masyarakat. Mereka bisa berbagi peran untuk memberikan suasana sejuk di masyarakat.

“Di sinilah pentingnya sinergi antara ulama dan umaro. Umaro melakukan pengawasan dengan ketat, ulama memberikan pembinaan spiritual agama, saya kira itu kolaborasi yang pas,” tutur John Dean.

Baca juga  Abaikan Rambu Lalu Lintas, Puluhan Motor Terparkir di Depan Rumah Sakit Amira Buat Kemacetan

Hal terpenting lainnya yaitu peran keluarga. Tidak bisa dibantahkan peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter seseorang. Sehingga, sambung dia, perlu keteladanan dari orang tua.

“Memang basic-nya itu di keluarga. Makanya dalam islam pembinaan keluarga menempati urutan pertama madrasah pertama hidup. Kuncinya keteladanan orang tua,” pungkasnya.

 

 

Wartawan : Alif

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *