Connect with us

Daerah

Kunjungan ke PT.Pelni Capt, LAK Galuh Pakuan Bahas Soal Poros Maritim Berbasis Rempah

Published

on

Foto : Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan melanjutkan kunjungan ke PT. Pelni Capt dan langsung di terima oleh Kepala DPA PT. Pelni Capt. Yanto Durianto dan Price Presiden PT. Pelni Capt. Jasa Priadi.

SUBANG,Lampusatu.com – Setelah selesai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Staf Presiden, di Kantor Staf Presiden (KSP) Jl. Bina Graha Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Selanjutnya, Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan melanjutkan kunjungan ke PT. Pelni Capt dan langsung di terima oleh Kepala DPA PT. Pelni Capt. Yanto Durianto dan Price Presiden PT. Pelni Capt. Jasa Priadi.

Saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Raja Galuh Pakuan Evi Silviadi, menyatakan bahwa kunjunga ke PT. Pelni tersebut sebagai salah satu kunjungan Raja Galuh.

Baca juga  Pagi Sampai Malam Hari, Kabupaten Subang Diguyur Hujan Cukup Deras

“Selesai Rakor kami berkunjung ke PT. Pelni, Alhamdulillah kami mendapatkan sambutan baik dari pihak Pelni,” ujar Evi melalui pesan Whatsapp kepada lampusatu.com, Rabu sore, (10/4/2019).

Raja Galuh Evi Silviadi banyak pembahasan dan persoalan juga permasalahan, yang dibicarakan dengan pihak PT. Pelni, terkait Pelabuhan Internasional Patimban, dan beberapa potensi di Subang.

Baca juga  PIA AG Bakorcab Kalijati Berikan Vitamin A kepada Puluhan Balita

Dalam hal ini untuk menghadapi poros maritim berbasis Rempah, yang saat ini sedang Galuh Pakuan garap bersama dengan KSP serta Kemendes, di 4 kawasan desa berbasis rempah di Subang.

“Kita disana berdiskusi dengan Kepala DPA PT. Pelni Capt. Yanto Duriantoro, dan Price Presiden PT. Pelni Capt. Jasa Pribadi, terkait dengan Patimban, dan potensi Subang, dalam menghadapi Subanh sebagai poros maritim berbasis rempah,”ucap Evi kepada Lampusatu.com.

Baca juga  LAK Galuh Pakuan Jajaki Kerjasama dengan Bulog

Evi berharap, kunjungan sekaligus diskusi dengan pihak PT. Pelni itu, dapat menjadi bahan pembelajaran bagi LAK Galuh Pakuan dan KSP, serta Kemendes, dalam mengembangkan 4 Kawasan desa, menuju Subang sebagai poros maritim berbasis rempah.

 

Wartawan : Iwan Sukmawan