Connect with us

Daerah

PLN Rayon Subang Ungkapkan Alasan Listrik Padam

Published

on

Foto : Ilustrasi Logo

SUBANG,Lampusatu.com,- Banyaknya keluhan masyarakat mengenai  listrik tiba-tiba padam dalam sepekan ini, pihak PLN Rayon Subang pun angkat bicara.

Manager PT.PLN Rayon Subang, Ahmad Hudaini didampingi Fitor Ramadhan selaku Suvervisior Transaksi Energi PLN Rayon Subang mengungkapkan,  listrik padam yang dilakukan karena faktor alam, salah satunya banyaknya pohon tumbang yang mengakibatkan terganggunya kabel disejumlah gardu PLN. Mengingat dalam sepekan ini, cuaca ekstrem telah terjadi disejumlah wilayah di Kabupaten Subang. Dari hujan deras disertai angin kencang .

“Ya kami juga dalam beberapa hari ini banyak masyarakat yang komplain mengenai adanya listrik yang padam.  Yang pasti, faktor utamanya adalah pohon tumbang,  dan terakhir kemarin ada longsor di Desa Bantar Sari, Kecamatan Cijambe, Subang,”ungkapnya kepada redaksi Lampusatu.com Selasa (13/3/2018).

Baca juga  Polres Majalengka Berlakukan Contraflow di Tol Cipali

Dijelaskannya, pemadaman ini guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan kepada masyarakat setempat. Adapun waktunya tidak bisa ditentukan, karena itu sesuai kondisi akses menuju lokasi.

“Yang pasti demi menjaga kesalamatan petugas dan masyarakat setempat selama proses perbaikan kita pasti padamkan dulu. Jadi masyarakat harap maklum,”terangnya.

Terkait pemadaman yang dilakukan Ditambahkan Fitor, tercatat dari bulan Januari hingga Maret 2018, PLN Rayon Subang merugi dalam sebulan sebanyak Rp. 2 Miliar.

Baca juga  Satres Narkoba Polres Purwakarta Sosialisasikan P4GN kepada PLKB Angkatan IV dan V

“Kami juga sebenarnya bila ada pemadaman sangat merugi, karena berkurangnya jumlah penggunaan listrik dari para pelanggan/ energi tidak tersalurkan.Perbandingan dari bulan sebelumnya target itu 68 Juta Kwh, kemarin hanya mencapai 58 Juta Kwh,”ungkap Fitor.

Perlu diketahui juga kata Fitor, jika PLN tidak pernah memadamkan listrik jika tidak dalam kondisi darurat. Justru, pemadaman hanya dilakukan pada proses pemeliharaan. Itupun membuat surat pemberitahuan pemadaman listrik kepada masyarakat. Tertuang didalamnya, waktu pemadaman.

Baca juga  Cepat Tanggap, Pemkab Purwakarta Berikan Tali Asih Bagi Mak Icih Korban Kebakaran

“Adapun dalam kondisi cuaca yang ekstrem, saat ini kabel gardu PLN memiliki proteksi otomatis. Jadi secara langsung gardu PLN mati sendiri dengan durasi paling lama 60 detik. Nah, apabila padamnya lebih dari dua kali dipastikan ada gangguan fatal, salah satunya pohon tumbang,”jelasnya.

“Saya juga menghimbau masyarakat,  jauhkan antena TV/parabola/papan reklame dll dari jaringan listrik. Jgn memanjat pohon yang dekat jaringan/tower,”pungkasnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *