Connect with us

Daerah

Polres Majalengka dan Ribuan Warga Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa di NTB

Published

on

Foto : Polres Majalengka beserta seluruh Polsek dan ribuan warga masyarakat Majalengka, secara serentak menggelar doa bersama dan penggalangan dana untuk membantu korban gempa di Lombok, di Mesjid Al-Imam Majalengka, Jumat (10/8/2018).

MAJALENGKA,Lampusatu.com,- Polres Majalengka beserta seluruh Polsek dan ribuan warga masyarakat Majalengka, secara serentak menggelar doa bersama dan penggalangan dana untuk membantu korban gempa di Lombok, di Mesjid Al-Imam Majalengka, Jumat (10/8/2018).

Doa yang dimaksud sebagai bentuk dukungan moral dan rasa empati yang diberikan Polres Majalengka dan masyarakat. Para anggota polisi tersebut saling menunduk bersama dan menanggahkan tangan untuk memberikan kekuatan dari doa yang dikirimkan para anggota polisi dan masyarakat tersebut.

” Saat ini kita dari kepolisian bersama warga masyarakat Majalengka, menggelar shalat ghaib untuk para korban akibat gempa bumi berkekuatan 7 skala richter di Lombok NTB, yang terjadi beberapa waktu lalu,”ujar Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad.

Menurut kapolres, shalat ghaib dan doa bersama ini dilaksanakan bermaksud agar masyarakat di Lombok, diberikan ketabahan dan kesabaran, usai di guncang gempa tersebut.

Selain, berdoa bersama maupun shalat ghaib, para anggota polisi dan warga pun juga memberikan dukungan moril, dengan cara bersama-sama mengumpulkan dana untuk memberikan bantuan terhadap korban gempa lombok.

Doa bersama ini, yang merupakan inisiasi dari Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad, merupakan kegiatan gerakan kemanusiaan peduli Lombok.

“Kita tidak bisa bayangkan, bagaimana penderitaan korban gempa Lombok, banyak saudara-saudara kita yang mengalami luka, kehilangan harta benda bahkan nyawa,”ungkapnya.

Untuk itu, dirinya menginisiasi kegiatan ini, sebagai bentuk prihatin dan duka cita atas bencana yang tengah merundung warga Lombok. Hasil urunan yang tengah dikumpulkan, nantinya akan dikirimkan untuk korban gempa di Lombok.

 

 

Wartawan : Jaja Sumarja