Pro Kontra Rencana Revitalisasi Pasar Purwadadi, Danramil Purwadadi Angkat Bicara

SUBANG,Lampusatu.com,- Rencana revitalisasi pasar Purwadadi di bulan Februari 2019 mendatang menuai pro dan kontra dari para pedagang pasar.

Hal tersebut, dinilai Danramil Purwadadi Kapten Inf Alexgro Watulaga adalah sesuatu sikap yang wajar ditunjukan oleh pedagang pasar.

Sebab, mungkin ada aspirasi atau keinginan para pedagang pasar yang belum terakomodir hingga merasa belum puas sesuai hasil dari penyampaian dari pihak Pemerintah Kabupaten Subang dalam hal ini dinas terkait, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DKUPP).

“Iya melihat perkembangan yang ada, pasca sosialisasi yang dilakukan oleh DKUPP ke para pedagang terkait rencana revitalisasi pasar mereka masih mengeluh. Dan itu wajar, dan pastinya nanti akan dibahas di acara sosialisasi terakhir dengan pihak pengembang. Dari mulai harga, relokasi sementara para pedagang selama revitalisasi, dan soal lainnya,”kata Danramil Purwadadi kepada Lampusatu.com , Kamis (13/12/2018).

Baca juga  PLN Subang : Pembangunan SKTM di Jalur Subang Selatan untuk Kehandalan

Namun Alexgro menegaskan, bahwa dalam revitalisasi tersebut,  ia berharap tidak merugikan para pedagang yang jumlahnya tak sedikit mencapai 300 kios.

“Untuk itu saat sosialisasi terakhir nanti, kami tegaskan dari Muspika Purwadadi persoalan relokasi bila belum ada tempat sementara yang dibuatkan sementara oleh pihak pengembang tidak ada namanya perataan pasar,”tegasnya.

Alexgro juga meminta para pedagang agar tidak terprovokasi oleh siapapun yang ingin memperkeruh suasana rencana revitalisasi.

Baca juga  Terdampak Corona, Anggota DPR RI Linda Megawati: UMKM Bisa Ajukan Keringanan Cicilan

“Yang pasti semuanya sudah ada aturannnya, apalagi rencana revitalisasi ini sudah diajukan dari sejak tahun 2016 lalu. Jadi saya minta tetap kondusif, sampaikan aspirasinya nanti,”pesannya.

Sementara ratusan pedagang pasar Purwadadi hingga saat ini mulai geram, sebab belum adanya kesepakatan final dari Pemkab Subang dan pihak pengembang yang dimenangkan PT. Bangun Bina Persada kemarin Rabu (12/12/2018), diketahui sudah ada sejumlah petugas yang membawa meteran untuk melakukan pengukuran dalam tujuan pengkaplingan.

Baca juga  Dishub Subang Kenalkan ke Anak-anak TK Perintis Tentang Keselamatan Berlalulintas

“Ini gimana belum juga deal, tuntutan kami belum terpenuhi ko sudah ada pengukuran-pengukuran segala. Ini bagi kami seperti adanya intimidasi. Jangalah seperti ini,”ungkap Salah satu pedagang Purwadadi yang enggan disebutkan namanya.

Red : Galih Andika

FB : Lampusatu.com

IG : @Lampuatumediacom

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini