Connect with us

Daerah

PT.Youtex Cipeundeuy Bangkrut, Karyawan Tuntut Hak- haknya

Published

on

Foto : Para karyawan PT Youtex berada di Jalan Raya Wantilan, Kecamatan Cipendeuy, Subang, kembali meminta hak-haknya yang belum diberikan oleh pihak perusahaan, dengan cara menyita seluruh aset perusahaan, Selasa (14/5/2019).

SUBANG, Lampusatu.com – Gaji tak kunjung dibayarkan sejak beberapa bulan lalu, terpaksa membuat para karyawan PT Youtex berada di Jalan Raya Wantilan, Kecamatan Cipendeuy, Subang, kembali menuntut hak-haknya yang belum diberikan oleh pihak perusahaan, dengan cara menyita seluruh aset perusahaan, dengan membentangkan spanduk bertuliskan ‘Aset Perusahaan ini dalam pengawasan dan dikuasai oleh buruh PT.Youtek’, di gerbang masuk Perusahaan, Selasa pagi (14/5/2019).

Hal ini dilakukan,  setelah 2 kali pihak karyawan mengadakan negosiasi dengan pihak perusahaan yang sudah failed/bangkrut, namun tak kunjung menenui jalan keluar atau solusi yang disepakati kedua belah pihak.

Baca juga  HMI Cabang Subang - Warga Sukamenak Gelar Kerja Bakti

Penanggung jawab/Koordinator serikat Pekerja Tarlan Wijaya (35), menyatakan, bahwa ia bersama sejumlah temannya atas nama serikat sudah 2 kali mengadakan negosiasi dengan pihak perusahaan, akan tetapi belum ada titik temunya.

Istimewa

“Minggu kemarin, sekitar 3 minggu yang lalu, kami bicara yang kesekian kalinya dengan manajemen, tidak juga menemukan solusi, akhirnya kami surati Disnaker untuk mengadakan tripartit karena tidak ada lagi mediasi di PT Youtex,”ujar Tarlan kepada Lampusatu.com, disela aksinya, Selasa (14/5/2019).

Baca juga  Warga Rangkasbitung Antusias Saksikan Barongsai di Malam Imlek

Tarlan juga menjelaskan secara internal, atau juga dikenal dengan istilah bipartit perundingan antara pengusaha dan karyawan nyaris selalu tidak menemukan jalan keluar.  Terpaksa jalan tripartit atau perundingan dengan pihak ketiga yang para karyawan tempuh untuk menemukan penyelesaian.

“Pihak perusahaan hanya sanggup membayar kami sebesar 50 persen dari gaji, setengah gaji, negosiaai naik menjadi 70 persen, temen-temen masih tidak mau, maunya sesuai dengan UU No 13 tentang Ketenagakerjaan, dibayarkan utuh,”kata Tarlan.

Baca juga  Ayo Hadiri Launching RM Markoni Pusat Oleh-oleh Subang

Adapun tuntutan dari para karyawan PT Youtex kali ini,  pertama, ingin dibayarkan gaji yang tidak dibayarkan oleh perusahaan sejak bulan maret 2019, kedua, berikan hak-hak buruh sesuai ketentuan Undang-undang tenaga kerja no 13, dan minta dibayarkan juga tunggakan BPJS Ketenagakerjaan dan iuran BPJS Kesehatan, kemudian terakhir, bayarkan THR buruh PT Youtex tahun 2019.

Wartawan : Iwan Sukmawan

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *