Pupuk Bersubsidi untuk Daerah Pantura Subang Habis ?

SUBANG,Lampusatu.com –  Bupati Subang, H.Ruhimat mengikuti kegiatan rapat percepatan akses keuangan di daerah Kabupaten Subang, di Rumdin Bupati Subang, Rabu (2/9/2020).

Hal tersebut dilatarbelakangi dari upaya untuk mewujudkan Industri Jasa Keuangan sebagai pilar perekonomian nasional yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Subang dan mendukung pelaksanaan rencana pembangunan dengan peningkatan akses masyarakat terhadap layanan jasa keuangan di Kabupaten Subang, perlu adanya partisipasi dari semua pemangku kepentingan (stakeholders) termasuk di dalamnya keterlibatan dan peran dari pemerintah daerah.

Kang Jimat sapaan akrab Bupati Subang dalam sambutannya menyampaikan dalam rangka mewujudkan harapan masyarakat maupun keinginan pemerintah pusat terkait ketahanan pangan di berbagai institusi, perlu untuk melakukan langkah-langkah yang konkrit dan sinergis, salah satunya adalah mempermudah permodalan bagi masyarakat atau petani. Sumber daya alam Subang mulai dari pantai hingga perkebunan sangat memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan pengembangan ketahanan pangan.

Baca juga  Kepala BPKD Subang, H. Syawal Sebut Kas Daerah Kini Rp.232 Milyar

Dalam melakukan pengembangan ketahanan pangan tentunya memerlukan modal, saat ini akses permodalan perlu untuk dioptimalkan agar masyarakat dapat lebih memanfaatkan akses permodalan seperti KUR.

“Hal ini penting agar rakyat bisa kembali berdaya. Sehingga dengan demikian membutuhkan sinkronisasi, baik melalui Gapoktan, atau melalui Koperasi,”ungkapnya.

Baca juga  Kepala BPKD Subang, H. Syawal Sebut Kas Daerah Kini Rp.232 Milyar

Ia menyampaikan pembentukan tim percepatan akses keuangan di Kabupaten Subang ini bertujuan untuk mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam rangka mendukung perekonomian Kabupaten Subang.

“Kemudian mencari terobosan dalam rangka membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di Kabupaten Subang; Mendorong Lembaga Jasa Keuangan untuk meningkatkan peran serta dalam pembangunan ekonomi Kabupaten Subang, menggali  potensi ekonomi Kabupaten Subang yang dapat dikembangkan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan, mendorong optimalisasi potensi sumber dana di Kabupaten Subang dalam rangka memperluas penyediaan pendanaan produktif antara lain untuk mengembangkan UMKM, usaha rintisan (start up business) dan membiayai pembangunan sektor prioritas,”paparnya.

Baca juga  dr.Maxi Ungkap Alasan Banyak Kades Tak Ikuti Rapid Test Hari Ini

Perwakilan PT Pupuk Kujang yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan, merasa bangga dan bahagia terpanggil, pihaknya menyampaikan program tersebut sesuai dengan tujuan dari BUMN didirikan yaitu kebermanfaatan untuk rakyat.

Program percepatan akses keuangan sejalan dengan program dari PT. Pupuk Kujang yaitu korporatisasi petani. Tujuannya sama, pihaknya menginginkan petani, yang paling banyak mendapatkan benefit karena mereka yang paling berkeringat.

Baca juga  Kapolsek Purwadadi Berikan Santunan ke Warga yang Sedang Sakit

Pihaknya dalam kesempatan tersebut menyampaikan Pupuk bersubsidi saat ini untuk daerah Pantura sudah 100% habis. Pihaknya tidak bisa menambah alokasi, sesuai regulasi tidak bisa menyalurkan pupuk kalau alokasi sudah habis.

Baca juga  Kapolsek Purwadadi Berikan Santunan ke Warga yang Sedang Sakit

“Kalau disalurkan subsidi tidak akan diganti. Kami merekomendasikan pupuk non subsidi. selisih akan terganti oleh hasil akhirnya yang mana Jauh lebih baik,”terangnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Koperasi & UMKM, Kepala BKAD, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perwakilan Gapoktan, Perwakilan OJK, Pupuk Kujang, Bank BRI, dan pihak terkait.

 

Galih Andika

Berita terbaru

Setelah Kehilangan Ronaldo, Juventus Juga Terancam Tanpa Bonucci saat Hadapi Barcelona

Lampusatu.com - Setelah terancam tanpa Cristiano Ronaldo, Juventus juga kemungkinan tak bisa memainkan Leonardo Bonucci dalam laga lanjutan Liga Champions 2020/2021. Juventus masih menanti hasil tes...

Kibarkan Bendera Putih, Vinales: Motor Suzuki Tidak Bisa Dikalahkan

Lampusatu.com - Joan Mir Bertengger di posisi puncak dengan mengemas 137 poin saat MotoGP 2020 tinggal menyisakan tiga race lagi. Peringkat ke-3 sementara, Maverick Vinales yang memiliki...

Karyawan Tetap Masuk Saat Cuti Bersama, Menaker: Wajib Diberikan Upah Lembur

JAKARTA,Lampusatu.com - Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB telah sepakat menetapkan Libur Nasional dan Cuti...

Keras! Erdogan Serukan Boikot Produk Prancis

Lampusatu.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta orang Turki untuk memboikot barang-barang Prancis. Hal itu dilakukan sebab pemerintah Turki marah atas pernyataan dari Presiden...

Berita Terkait

Kibarkan Bendera Putih, Vinales: Motor Suzuki Tidak Bisa Dikalahkan

Lampusatu.com - Joan Mir Bertengger di posisi puncak dengan mengemas 137 poin saat MotoGP 2020 tinggal menyisakan tiga race lagi. Peringkat ke-3 sementara, Maverick Vinales yang memiliki...

Karyawan Tetap Masuk Saat Cuti Bersama, Menaker: Wajib Diberikan Upah Lembur

JAKARTA,Lampusatu.com - Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB telah sepakat menetapkan Libur Nasional dan Cuti...

Keras! Erdogan Serukan Boikot Produk Prancis

Lampusatu.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta orang Turki untuk memboikot barang-barang Prancis. Hal itu dilakukan sebab pemerintah Turki marah atas pernyataan dari Presiden...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini