Sambut Kawasan Industri, Kang Jimat Bahas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

SUBANG,Lampusatu.com – Bupati Subang H. Ruhimat atau yang melakukan diskusi dengan konsultan LP2B bersama BP4D dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang di Ruang Rapat Segitiga Rumah Dinas Bupati Subang, Kamis (1/10/2020) sore.

Pertemuan tersebut membahas mengenai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)

Seperti yang sudah direncanakan oleh Kang Jimat sapaan akrab Bupati Subang sebelumnya bahwa Kabupaten Subang akan menjadi salah satu wilayah industri.

Oleh karena itu hal tersebut harus dipersiapkan dengan baik salah satunya melihat berbagai aspek yang berkaitan dengan pembangunan kawasan industri tersebut. Kang Jimat mengupayakan bahwa dengan adanya kawasan industri di Subang dapat memberikan dampak positif yang besar bagi perekonomian masyarakat dan meminimalisir dampak negatif yang dapat merugikan masyarakat.

Baca juga  Petugas Rescue Damkar Subang Berhasil Evakuasi Sarang Tawon

Dalam hal ini yang berkaitan dengan konsep pembangunan kawasan industri yaitu alih fungsi lahan. Kang Jimat ingin lahan yang dialih fungsikan tidak salah sasaran oleh karena itu meminta konsultan dari LP2B untuk memberikan hasil pengamatan dan peninjauan terhadap lahan yang ada di wilayah Subang Utara. Dengan begitu akan memudahkan dalam proses pembuatan aturan dan pengambilan keputusan agar dapat mencapai keinginan bersama tanpa ada pihak yang dirugikan. Dan tentu saja, harapannya dapat tetap mempertahankan Kabupaten Subang sebagai lumbung padi nasional. Malah Kang Jimat sangat berharap Subang kedepan harus bisa meningkatkan produksi padinya dengan proses intensifikasi.

Baca juga  Bupati dan Wabup Subang Serap Aspirasi Warga Terdampak Rob Pantai Utara
Baca juga  Alhamdulillah, Pasien Positif Covid-19 di Subang yang Sembuh Terus Bertambah Kini Jadi 9 Orang

BP4D mengusulkan agar proses alih fungsi lahan ini tidak mengurangi jumlah luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa masyarakat Subang tidak kekurangan kebutuhan pangan dan pasokan ke Provinsi.

Saat ini mayoritas profesi masyarakat Subang adalah petani. Sehingga menjadikan Subang sebagai lumbung padi nasional dengan penghasil beras tertinggi urutan ketiga nasional. Hal itu pun yang menyebabkan Kementerian Pertanian memberikan penghargaan kepada pemerintah Kabupaten Subang untuk produksi beras tertinggi di tingkat nasional. (Rls).

Baca juga  Linda Megawati Ingin Milenial Subang Tanamkan Jiwa Entrepreneurship

 

 

Galih Andika

Berita terbaru

OPINI : Islam Menyelesaikan Permasalahan Buruh Perempuan

Pengesahan Rancangan Undang-undang Cipta Kerja oleh DPR, menimbulkan reaksi luarbiasa. Baik masyarakat secara umum maupun dikalangan buruh dan mahasiswa. Sontak demonstrasi penolakanpun terjadi hampir...

Marinir Secara Persuasif Ajak Demonstran Bubarkan Diri 

Lampusatu.com - Dispen Kormar (Jakarta). Pasukan Marinir yang tergabung dalam Pengamanan Unjuk Rasa di seputaran Patung Kuda Monas Jakarta Pusat secara persuasif meminta agar...

Indonesia Mau Bikin Tim MotoGP, Segini Biaya yang Dibutuhkan

JAKARTA,Lampusatu.com - Indonesia akan terjun langsung ke ajang balapan MotoGP seiring rencana membentuk tim Moto2. Biaya berlaga di kompetisi tersebut tidak murah, butuh menyiapkan budget hingga...

Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf, Peraturan dan PNS Disederhanakan

Lampusatu.com - Masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sudah melakukan pemangkasan regulasi dan birokrasi di periode satu tahun kepemimpinan. Salah satu hal yang telah dilakukan...

Berita Terkait

OPINI : Islam Menyelesaikan Permasalahan Buruh Perempuan

Pengesahan Rancangan Undang-undang Cipta Kerja oleh DPR, menimbulkan reaksi luarbiasa. Baik masyarakat secara umum maupun dikalangan buruh dan mahasiswa. Sontak demonstrasi penolakanpun terjadi hampir...

Indonesia Mau Bikin Tim MotoGP, Segini Biaya yang Dibutuhkan

JAKARTA,Lampusatu.com - Indonesia akan terjun langsung ke ajang balapan MotoGP seiring rencana membentuk tim Moto2. Biaya berlaga di kompetisi tersebut tidak murah, butuh menyiapkan budget hingga...

Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf, Peraturan dan PNS Disederhanakan

Lampusatu.com - Masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sudah melakukan pemangkasan regulasi dan birokrasi di periode satu tahun kepemimpinan. Salah satu hal yang telah dilakukan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini