Sambut Kawasan Industri, Kang Jimat Bahas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

SUBANG,Lampusatu.com – Bupati Subang H. Ruhimat atau yang melakukan diskusi dengan konsultan LP2B bersama BP4D dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang di Ruang Rapat Segitiga Rumah Dinas Bupati Subang, Kamis (1/10/2020) sore.

Pertemuan tersebut membahas mengenai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)

Seperti yang sudah direncanakan oleh Kang Jimat sapaan akrab Bupati Subang sebelumnya bahwa Kabupaten Subang akan menjadi salah satu wilayah industri.

Oleh karena itu hal tersebut harus dipersiapkan dengan baik salah satunya melihat berbagai aspek yang berkaitan dengan pembangunan kawasan industri tersebut. Kang Jimat mengupayakan bahwa dengan adanya kawasan industri di Subang dapat memberikan dampak positif yang besar bagi perekonomian masyarakat dan meminimalisir dampak negatif yang dapat merugikan masyarakat.

Baca juga  Ketua MUI Purwakarta Minta Warga Gunakan Hak Pilihnya dalam Pemilu 2019

Dalam hal ini yang berkaitan dengan konsep pembangunan kawasan industri yaitu alih fungsi lahan. Kang Jimat ingin lahan yang dialih fungsikan tidak salah sasaran oleh karena itu meminta konsultan dari LP2B untuk memberikan hasil pengamatan dan peninjauan terhadap lahan yang ada di wilayah Subang Utara. Dengan begitu akan memudahkan dalam proses pembuatan aturan dan pengambilan keputusan agar dapat mencapai keinginan bersama tanpa ada pihak yang dirugikan. Dan tentu saja, harapannya dapat tetap mempertahankan Kabupaten Subang sebagai lumbung padi nasional. Malah Kang Jimat sangat berharap Subang kedepan harus bisa meningkatkan produksi padinya dengan proses intensifikasi.

Baca juga  Karang Taruna Desa Belendung Syukuran Peresmian Lapang Bola Voli
Baca juga  Material Longsoran Tanah di Cimerta , Tutup Akses Jalan dan Satu Rumah Rusak

BP4D mengusulkan agar proses alih fungsi lahan ini tidak mengurangi jumlah luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa masyarakat Subang tidak kekurangan kebutuhan pangan dan pasokan ke Provinsi.

Saat ini mayoritas profesi masyarakat Subang adalah petani. Sehingga menjadikan Subang sebagai lumbung padi nasional dengan penghasil beras tertinggi urutan ketiga nasional. Hal itu pun yang menyebabkan Kementerian Pertanian memberikan penghargaan kepada pemerintah Kabupaten Subang untuk produksi beras tertinggi di tingkat nasional. (Rls).

Baca juga  Forpis Subang Bagikan Perlengkapan Sekolah ke Yatim Piatu Anak Hidup dengan HIV/Aids
Baca juga  Kapolres Sendirian Atur Lalin Jelang Perayaan Natal

 

 

Galih Andika

Populer

Berita terbaru

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini