Connect with us

Daerah

Satpol PP dan DKUPP Purwakarta Tertibkan Para Pedagang yang Berjualan di Trotoar

Published

on

Foto: Kasatpol PP, Aulia Pamungkas bersama Kabid Perdagangan, Wita Gusrianita serta Camat Purwakarta, Juddy Herdiana tengah melakukan penertiban pedagang di sepanjang jalan Ipik Gandamanah.

PURWAKARTA,Lampusatu.com – Pemerintah Kabupaten Purwakarta, melalui Säatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Koperasi, UKM Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) menertibkan para pedagang yang kerap mangkal di sepanjang trotoar atau di bahu Jalan Ipik Gandamanah, pada Jumat (14/6/2019).

Menurut Kepala Satpol PP,  Aulia Pamungkas, ini merupakan kegiatan rutinitas tentang penegakan Perda K3 Nomor 12 Tahun 2009 tentang larangan berjualan atau berusaha diatas trotoar atau badan jalan.

Baca juga  34 Peserta dari SKPD di Kabupaten Purwakarta Ikuti Festival Lagu Religi

“Kita tadi menertibkan beberapa pedang ruas ruas munjuljaya, Jalan Ipik Gandamanah sampai ke Cimaung,” kata Aulia, saat ditemui disela-sela kegiatannya.

Lanjut dia, tadi ada pedagang yang melanggar Perda K3 itu, mereka yang membangun diatas trotoar dan badan jalan langsung di tertibkan.

“Sebelumnya kita udah sosialisasikan tentang perda K3 ini, nah sekarang kita penindakannya. Untuk yang kita tindak langsung kita buat Berita acara pemeriksaan untuk tidak mengulangi kegiatan seperti itu,” jelasnya.

Baca juga  Kapolres Majalengka Cek Kesiapan Pos Pam Operasi Ketupat Lodaya 2018

Bagi pedagang yang melanggar, lanjut Aulia, mereka di denda dengan hukuman badan maksimal 3 bulan penjara dan denda 5 juta maksimal.

“Bukan hanya disini saja, kita akan tertibkan di seluruh Purwakarta. trotoar bukan tempat berjualan melainkan untuk pengguna jalan kaki. Jika tidak digunakan sebagai mana mestinya maka kesemrawutan akan terus terjadi,” kata Aulia.

Baca juga  Bulan Ramadhan, Sebanyak 10 Pasangan Mesum Terjaring Razia di Kamar Kost

Selain itu, dia mengimbau kepada para pedagang untuk mentaati aturan yang ada demi keamanan dan kenyamanan bersama.

“Kami tidak melarang untuk berjualan, tapi trotoar jangan digunakan untuk berjualan,” pungkasnya.

 

 

Wartawan : Alif