Connect with us

Daerah

Syarat Kelaikan Pegang Senpi, Ratusan Personel Polres Majalengka Ikuti Psikotes Kejiwaan

Published

on

Foto : Istimewa

MAJALENGKA,Lampusatu.com,- Ratusan personel Kepolisian Polres Majalengka, mengikuti psikotes serentak yang digelar di Aula Kampus YPIB Majalengka, tepatnya di Jalan Gerakan Koperasi, Majalengka, Jawa Barat.

Tes psikotes tersebut, guna menguji kondisi kejiwaan serta kecerdasan emosi sebagai syarat kelaikan mereka memegang Senjata Api (Senpi).

“Ujian psikotes ini merupakan kegiatan rutin tahunan untuk mendeteksi kejiwaan anggota,” kata Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad, di Majalengka,
Kamis (2/8/2018).

Kapolres mengatakan, ratusan personel yang terdaftar mengikuti psikotes tersebut, mulai dari brigadir hingga perwira yang bertugas baik di tingkat polres maupun di polsek jajaran.

Menurutnya, tes psikologi ini sebagai prasyarat bagi seluruh anggota polisi yang memegang Senpi dinas. Sehingga nantinya dapat diketahui layak atau tidak anggota tersebut menggunakan Senpi.

“Anggota polisi yang berhak memegang Senpi itu, tergantung dari hasil psikotes. Kalau dinyatakan lulus tes, maka mereka dianggap layak dan mampu untuk menggunakan Senpi,”ungkapnya.

Sementara itu, psikotes ini dibawah pengawasan langsung dari tim Polda Jabar, yang dipimpin langsung oleh Kabag Psycologi, AKBP R Sajarwo Saputro. Hasil psikotes, lanjut dia, akan menjadi rekomondasi kelanyakan anggota sebagai memegang senpi organik Polri.

“Kegiatan ini diikuti 159 Personel dari polres dan polsek. Anggota yang menjalani tes pisikologi itu, adalah pemegang senpi lama dan calon pengguna senpi,”jelasnya.

Kapolres berharap, selain lulus psikotes, para calon pemegang Senpi atau perpanjangan ijin, juga harus lulus tes menembak atau pun harus sesuai SOP dalam penggunaan Senpi.

“Kita ingin mengantisipasi, jangan sampai terjadi pelanggaran saat anggota memegang Senpi dinas tersebut,”tegasnya.

 

 

Wartawan : Jaja Sumarja)

Hot News

Terbaru