Connect with us

Daerah

Tunjukan Kekompakan, Istri Muda dan Tua Abah Cijeungjing Saling Dukung

Published

on

Foto : Kedua istri Abah Cijeungjing, Nengmas Putriyanti (24) dan Rita Adriani Mustofa (35) tampak menunjukkan kemesraan dan kekompakan saat bertemu media di kediamannya di Ponpes Cijeungjing, Ciamis, Selasa (11/2/2020) lalu. Bahkan keduanya saling memuji (detik.com).

BANDUNG,Lampusatu.com – 
Kedua istri Abah Cijeungjing, Nengmas Putriyanti (24) dan Rita Adriani Mustofa (35) tampak menunjukkan kemesraan dan kekompakan saat bertemu media di kediamannya di Ponpes Cijeungjing, Ciamis, Selasa (11/2/2020) lalu. Bahkan keduanya saling memuji.

Keduanya duduk saling berdampingan. Mereka menjawab pertanyaan media dengan kompak dan saling bergantian, seperti tak ada kecanggungan dari keduanya. Sesekali saling bersentuhan tangan, mengusap punggung dan ketawa bersama-sama.

Baca juga  Puluhan Supir Awak Bus AKAP Jalani Tes Urine

Kemesraan keduanya mengisyaratkan bahwa berpoligami hanya akan menyakiti istri pertama, tidak betul. Bahkan Nengmas lah yang mencari dan menyeleksi calon istri untuk suaminya.

Nengmas menilai sosok Rita merupakan wanita yang saleh, dengan karakternya yang baik, membuat ia memilih Rita sebagai calon istri kedua suaminya.

“Saya melakukan itu karena saya tau posisi abah itu seperti apa. Abah sekarang memegang perjuangan, saya pun ingin berjuang untuk agama itu yang saya lakukan,” ungkap Nengmas.

Baca juga  Alhamdulillah, Momen Idul Fitri, 4 Pasien Positif Covid-19 di Bandung Sembuh

Begitu juga Rita yang selalu memuji Umma, menilai sebagai sosok yang salehah. Terutama saat Umma meminta Rita untuk mendampinginya sama-sama berjuang dengan menjadi istri ke 2 Abah Cijeungjing.

“Umma yang mendekati saya, sangat salehah ya, saya berpikir di tahun 2020 ini masih ada perempuan seperti ini. Jadi saya berpikir ini untuk perjuangan, saya sudah tak memikirkan dunia, kalau memang bermanfaat bagi banyak orang kenapa tidak,” kata Rita.

Baca juga  Duh, Pengosongan Lahan di Tamansari Bandung Ricuh  

Kini keduanya tidak tinggal satu atap. Rita lebih memilih tinggal di Tasikmalaya untuk mengurus perusahaan Abah Cijeungjing dan mempersilahkan Umma untuk mengurus Abah di Pesantren. Rita akan ke Cijeungjing saat pengajian pada Selasa malam setiap minggunya.

“Paling saya ke Pesantren saat pengajian salawatan,” ujar Rita.

 

Sumber : detik.com