Connect with us

Daerah

Warga Cikujang Temukan Seekor Macan Kumbang yang Sudah Mati

Published

on

Warga Desa Cikujang, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jumat (19/01/2018), digegerkan dengan penemuan seekor Macan Kumbang yang sudah mati.

SUBANG, Lampusatu.com,– Warga Desa Cikujang, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jumat (19/01/2018), digegerkan dengan penemuan seekor Macan Kumbang yang sudah mati.

Diduga macan tersebut telah sakit, saat ditemukan pertama kali oleh warga setempat kondisi macan sudah terkapar di pinggiran hutan kaki gunung burangrang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun,  macan kumbang tersebut diperkirakan mati karena faktor usia, karena saat ditemukan tidak ada bekas luka senjata tajam atau luka bekas pemburu.

Menurut Iis Petani salah satu Kader Konservasi Wilayah III Subang-Purwakarta, macan kumbang itu pertama kali ditemukan oleh warga setempat sudah dalam kondisi mati disekitar pinggiran hutan kaki Gunung Burangrang.

“Mendapat informasi dari warga, kami langsung melaporkan ke Tim Seksi Konservasi BKSDA Wilayah III Purwakarta,” kata Iis via telepon saat di hubungi  kepada redaksi Lampusatu.com

Dijelaskan Iis,  Macan Kumbang tersebut telah dievakusi oleh Tim Seksi BKSDA ke Kantor Seksi Wilayah III Purwakarta untuk dilakukan necropsy dan dilakukan cek laboratorium.

“Adanya temuan ini,  saya pribadi sangat mengapresiasi laporan warga, mereka sadar jika Macan Kumbang adalah salah satu hewan yang dilindungi, hingga melaporkan temuannya ke tim kami,”ungkapnya.

“Pesan dari saya,  bahwa semua warga harus menjaga kelestarian alam dan lingkungan karena itu adalah tugas kita semua, bukan tugas polhut, kader konservasi,  tapi tugas kita semua sebagai penerima manfaat atas keberadaan kawasan hutan,”harap Iis.

Berdasarkan dugaan sementara dari Tim Medis, penyebab kematian binatang yang dilindungi itu dikarenakan sakit yang sudah lama, diperkirakan sekitar 1 hingga 2 minggu.

“Selain itu faktor usia juga sudah sangat tua,” tambah Otum Petugas BKSDA Unit III Purwakarta.

Galih Andika

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *