Cegah Kecelakaan Akibat Kendaraan Pindah Jalur, Tol Cipali Dipasang Wire Rope 

SUBANG,Lampusatu.com – PT Lintas Marga Sedaya (LMS) yang kini memiliki branding name ASTRA Infra Toll Road Cikopo-Palimanan (ASTRA Tol Cipali) terus melakukan pengembangan terhadap berbagai aspek layanan jalan tol, khususnya dalam keselamatan lalu lintas.

Salah satunya untuk mencegah kecelakaan lalu lintas akibat kendaraan menyeberang ke arah lajur berlawanan, PT Lintas Marga Sedaya sedang melakukan pemasangan wire rope atau Sling baja pada titik-titik rawan kecelakaan.

Krist Ade Sudiyono, CEO Toll Road Business Group ASTRA Infra menyampaikan saat ini pihaknya sedang melakukan pemasangan wire rope atau sling baja yang mampu menahan beban kendaraan sampai dengan 80 ton dan berfungsi sebagai pembatas jalan.

“Saat ini total wire rope yang telah terpasang sepanjang ± 39 Km akan bertambah menjadi ±44 Km di tahun 2020 dan dilanjutkan 65 Km di tahun 2021. Selain itu juga terpasang RumbleDot sepanjang +/-35 Km yang berfungsi sebagai garis kejut untuk mengingatkan kewaspadaan dalam berkendara,”ungkap Krist Ade Sudiyono dalam acara  Bulan Keselamatan Berkendara melalui Kick Off yang dilaksanakan oleh Astra Infra Toll di Rest Area KM 102 arah Palimanan (21/9/2020) bersinergi dengan Korlantas, Kepolisian Daerah dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Dijelaskan Krist,”Wire rope atau tali baja ini sangat kita perlukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kendaraan yang menyeberang ke arah berlawanan di jalan tol yang telah beberapa kali terjadi,” ungkapnya.

Baca juga  Aksi Co-Warteg, DAHANA Bagikan Puluhan Nasi Kotak ke Tukang Becak Hingga Petugas Kebersihan

Pihaknya juga akan menambah pemasangan lampu strobo yang berfungsi untuk mengingatkan pengemudi agar tidak mengantuk.

Dijelaskan Krist juga, bahwa bulan keselamatan berkendara merupakan salah satu upaya ASTRA Infra dalam meningkatkan pelayanan bagi para pengguna jalan khususnya dalam keselamatan berkendara di jalan tol sekaligus dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas tanggal 22 September 2020. Kampanye yang dipusatkan di Tol Cipali ini, juga akan berlaku di seluruh tol ASTRA Infra.

Baca juga  Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Diduga Supir Minibus Ngantuk Hingga Tabrak Truk 

Diharapkan dengan program 3E: Engineering, Education dan Enforcement dapat menciptakan kelancaran, keamanan dan kenyamanan berkendara di jalan tol ASTRAInfra.” jelas Krist.

“Skema 3E ini merupakan pondasi program yang akan terus kami perkuat untuk mendukung goal menuju Toll Road Safety Culture,” imbuhnya.

Peningkatan layanan keselamatan lalu lintas yang dilakukan ASTRA Tol Cipali merupakan tindakan preventif melalui program 3E (Engineering, Education dan Enforcement).

“Sebagai bentuk keseriusan ASTRA Tol Cipali dalam meminimalkan kecelakaan, melalui program Engineering saat ini di sepanjang ruas tol Cipali telah terpasang dua buah alattimbang kendaraaan Weight in Motion (WIM) yang berada di KM 74 & KM 178. Pemasangan alat timbang WIM bertujuan untuk mendeteksi berat kendaraan yang melintas di ruas Tol Cipali,”jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Operasional LMS Agung Prasetyo menyampaikan bahwa jalan Tol Cipali sudah memenuhi standar-standar yang ada.

Baca juga  Indah Cargo, Solusi Cepat Jasa Pengiriman Barang

“Kegiatan ini merupakan bentuk upaya kami bersama rekan-rekan kepolisian, di mana pada intinya untuk memberikan tambahan pencegah serta untuk mengurangi risiko fatalitas kecelakaan terhadap kejadian-kejadian yang beberapa kali terjadi di Tol Cipali,” terangnya.

Sejak Maret 2020, lanjut dia, telah dilakukan pemasangan marka Speed Reducerdengan jenis Chevron dan Dragon Teeth sepanjang 500 m di 4 lokasi sebagai pilot project jalan tol pertama di Indonesia, sesuai Peraturan Direktur Jendral Perhubungan Darat Nomor : KP 312./AJ.502/DRJD/2020 tentang Uji Coba Penyelenggaraan Marka Pengurangan Kecepatan dan sampai akhir tahun akan ditambahkan di 5 lokasi hingga total ada 9 lokasi.

“Selain itu 21 unit CCTV telah dipasang di lajur utama yang berfungsi sebagai alat pemantauan real-time bagi kecepatan pengguna jalan,”terangnya.

Ditambahkan Managing Director Cakra Internasional, Vincent Poernomo bahwa wire rope yang digunakan di tol cipali merupakan wire rope jenis riggings.

“Kekuatan beban satu sling baja tersebut bisa menahan 20 ton, maka jika empat Sling Baja yang terpasang bisa 80 ton,”ungkapnya.

Presiden Direktur ASTRA Tol Cipali Firdaus Azis mengatakan, “Pada tahun berjalan hingga bulan Agustus 2020, jumlah kecelakaan lebih rendah 13% dibandingkan periode yang sama
pada tahun 2019. Berdasarkan kajian KNKT, Jalan Tol Cipali dengan karakteristik jalan tol yang lurus berada di tengah jalan tol trans Jawa memiliki faktor reaksi manusia yang
berdampak pada kecelakaan, yaitu resiko lelah pada pengemudi dan tingginya gap kecepatan,”ujarnya.

Baca juga  Tingkatkan Produksi Minyak 300 BOPD, Pertamina EP Asset 3 Lakukan Pengeboran JST-A2
Baca juga  Indah Cargo, Solusi Cepat Jasa Pengiriman Barang

“Bagi para pengguna jalan jangan dipaksakan untuk terus mengemudi karena faktor penyebab kecelakaan yang besar saat mengantuk atau lelah, karena terjadi penurunan kesadaran sehingga tidak waspada dan dapat berakibat fatal bagi diri sendiri maupun orang lain,”terangnya.

Sedangkan pada sisi Education, ASTRA Tol Cipali juga telah melakukan sosialisasi keselamatan berkendara melalui media luar ruang dengan memasang himbauan keselamatan pada spanduk, variable message sign (VMS) dan videotron yang tersebar di
sepanjang Tol Cipali.

Tidak hanya itu, sosialisasi dan himbauan melalui media sosial Instagram dan twitter pada akun @astratolcipali pun terus dilakukan guna meningkatkan  kesadaran akan keselamatan berkendara bagi masyarakat khususnya pengguna jalan Tol Sosialisasi juga dilakukan melalui komunitas binaan Astra Infra, yaitu 502 Pelopor Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas yang telah menggelorakan Ayo Aman Berkendara kepada 2.877 orang masyarakat.

Pada kesempatan itu, acara juga diadakan gelar pasukan oleh petugas layanan lalu lintas yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan ASTRA Tol Cipali.

Kemudian dilakukan penindakan operasi speed gun oleh Kepolisian bagi kendaraan yang melanggar batas kecepatan maksimum 100 km/jam. Pada kesempatan ini juga dilakukan penempelan 100 sticker reflector agar dapat terlihat di malam hari bagi kendaraan yang tidak memiliki sticker di bagian belakang kendaraan.

 

Galih Andika

Berita terbaru

Tetap Waspada ! Kasus Positif Covid-19 di Kab.Subang Kembali Melonjak Tinggi

SUBANG,Lampusatu.com - Dalam sepekan ini jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Subang kembali melonjak tajam.Dalam dua hari terakhir ini saja, 24 - 25 Oktober...

Ikut Bersihkan Sampah, Anggota TNI di Sumedang Ini Masuk Selokan

SUMEDANG,Lampusatu.com - Aksi bersih-bersih kembali dilakukan Anggota TNI dari Sektor 21 Subsektor 15 Sumedang. Heroiknya, para tentara tak segan masuk ke selokan. Sebelumnya di laporkan, pada Kamis (22/10/2020)...

Siap-siap Tahan Napas, Bau Busuk Sampah yang Berserakan di Kecamatan Jalancagak

SUBANG,Lampusatu.com - Tumpukan sampah yang berada di pinggir jalan perbatasan Desa Jalancagak dan Desa Sarireja Kecamatan Jalancagak Subang mengganggu kenyamanan pengguna jalan.Berdasarkan Lampusatu.com, Minggu (25/10/2020)...

Berita Terkait

Tetap Waspada ! Kasus Positif Covid-19 di Kab.Subang Kembali Melonjak Tinggi

SUBANG,Lampusatu.com - Dalam sepekan ini jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Subang kembali melonjak tajam.Dalam dua hari terakhir ini saja, 24 - 25 Oktober...

Ikut Bersihkan Sampah, Anggota TNI di Sumedang Ini Masuk Selokan

SUMEDANG,Lampusatu.com - Aksi bersih-bersih kembali dilakukan Anggota TNI dari Sektor 21 Subsektor 15 Sumedang. Heroiknya, para tentara tak segan masuk ke selokan. Sebelumnya di laporkan, pada Kamis (22/10/2020)...

Wabup Subang Ikuti Gowes Tipis-tipis Bareng Supel

SUBANG,Lampusatu.com -Dalam rangka anniversary ke-1 Subang Sepeda Lipat (Supel) diadakan sepeda sehat dengan peserta seluruh pengguna sepeda lipat, Minggu (25/10/20).Gowes tipis-tipis itu dilepas dan...

Siap-siap Tahan Napas, Bau Busuk Sampah yang Berserakan di Kecamatan Jalancagak

SUBANG,Lampusatu.com - Tumpukan sampah yang berada di pinggir jalan perbatasan Desa Jalancagak dan Desa Sarireja Kecamatan Jalancagak Subang mengganggu kenyamanan pengguna jalan.Berdasarkan Lampusatu.com, Minggu (25/10/2020)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini