Luar Biasa ! Pertamina EP Tambun Raih Indonesia CSR Award

Lampusatu.com – Pertamina EP Asset 3 Tambun Field (PEP Tambun) menerima Gold Award untuk kategori Community Involvement dan Development (CID) atau Keterlibatan dalam Pengembangan Masyarakat dalam ajang Indonesia CSR Awards (ICA) tahun 2020.

Penghargaan ini diraih atas kontribusi PEP Tambun yang terus berkomitmen aktif mendukung upaya peningkatan pendapatan masyarakat Desa Sedari, Desa Pisang Sambo, dan Desa Tambaksari Kabupaten Karawang, Jawa Barat melalui Budidaya Polikultur rumput laut – bandeng – udang dalam program Pesisir Karawang Berdikari. Penghargaan diserahkan pada malam penganugrahan ICA 2020 yang diselenggarakan pada 6 November 2020.

Program Pesisir Berdikari yang mulai dirintis sejak akhir tahun 2015 dimana PEP Tambun mendukung kelompok petani tambak membentuk Koperasi Mina Agar Makmur, memberikan pendampingan serta pelatihan administrasi juga budidaya rumput laut.

Baca juga  Akhir Tahun 2018, Laba Bersih Bank Mandiri Sebesar Rp.25 Triliun

Di tahun 2016 anggota Koperasi Mina Agar Makmur beranggotakan 26 orang, saat ini Koperasi Mina Agar Makmur telah memiliki 75 orang anggota dengan mitra sebanyak 498 orang yang tersebar di 4 kabupaten yakni Karawang, Bekasi, Subang dan Indramayu. Unit usaha koperasi saat ini juga berkembang menjadi 4 yakni usaha rumput laut di Desa Tambaksari dan Sedari, usaha pakan ikan di Desa Sedari dan usaha olahan rumput laut di Desa Pisangsambo.

Manfaat ekonomi dari budidaya Polikultur ini diantaranya peningkatan pendapatan anggota sebesar 70%, dari yang awalnya Rp.24.000,-/hari kemudian menjadi Rp.80.000,-/hari setelah bergabung dengan kelompok. Disamping itu, pendapatan keluarga miskin juga meningkat. Umumnya setiap keluarga miskin sebelum bergabung menjadi anggota kelompok berpendapatan Rp. 50.000,- per keluarga (dengan 1 istri dan 1 anak), saat bergabung dengan kelompok seluruh keluarga ikut membantu (suami memanen, istri dan anak menjemur) pendapatan keluarga bertambah menjadi Rp. 240.000 sehingga apabila dihitung pendapatan per kapita naik sebesar 66%.

Baca juga  Captain Mushafiz Resmi Jabat CEO Baru Malindo

Dari sisi operasional budidaya polikultur yang diterapkan kelompok juga mampu menghemat biaya pakan ikan dari mulanya biaya yang dibutuhkan untuk pakan sebesar Rp 9.250,-/kg menjadi Rp 7.500,-/kg.

Krisna selaku Field Manager PEP Tambun menyampaikan “Melalui program Pesisir Karawang Berdikari, kami berharap Perusahaan dapat berpartisipasi dalam upaya Pemerintah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mendapatkan hasil usaha yang maksimal melalui penerapan budidaya polikultur rumput laut, bandeng dan udang”.

Baca juga  Pembangunan Tahap Pertama, Pelabuhan Patimban Akan Melayani 3.75 Juta Peti Kemas

“Budidaya tambak polikultur dan pengembangan pakan ikan secara mandiri dapat membantu penciptaan lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat sekitar sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Degradasi lingkungan pun dapat kita cegah melalui pengembangan dan penggunaan pakan ikan yang dibuat dari limbah rumput laut”, Krisna menambahkan.

ICA adalah ajang yang diinisiasi Corporate Forum for Community Development (CFCD) yang mana salah satu agendanya adalah memberikan apresiasi dalam bentuk penghargaan di tingkat nasional bagi perusahaan dan institusi yang telah melaksanakan Social Responsibility (SR) tatau tanggung jawab sosial dengan baik. (Adv).

 

Galih Andika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini