Pembentukan LPI Perlu Modal Awal Rp 15 Triliun ?

JAKARTA,Lampusatu.com – Pemerintah bakal membentuk lembaga pengelola investasi (LPI), yang tertuang dalam UU Cipta Kerja. pelaksanaan Undang-undang Cipta Kerja, dengan modal awal sebesar Rp 15 triliun.

Pembentukan LPI secara khusus diatur dalam bab investasi pemerintah pusat dan kemudahan proyek strategis nasional. Lembaga ini bakal diawasi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN),  Menteri Keuangan, dan kalangan profesional.

Dalam  pasal 170 disebutkan bahwa modal awal LPI paling sedikit sebesar Rp 15 triliun yang berasal dari dana tunai, barang milik negara, piutang negara pada badan usaha milik negara atau perseroan terbatas atau saham milik negara pada BUMN.

“Dalam hal modal Lembaga pengelola investasi berkurang secara signifikan, maka Pemerintah dapat menambah kembali modal LPI”tutur Beild.

Kendati begitu penyertaan modal awal akan ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah. Selain itu, LPI dibentuk dengan undang-undang hanya dapat dibubarkan dengan UU.

Disisi lain, pembentukan LPI juga untuk mengoptimalisasi nilai aset secara jangka panjang untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Untuk diketahui LPI juga bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Dewan Pengawas diangkat dan diberhentikan oleh presiden.

Baca juga  Pemberlakuan New  Normal, Ini Aturan Buat Bisnis Salon, Barbershop, Hingga Spa

Adapun dewan direktur diangkat dan diberhentikan oleh dewan pengawas. Dalam rapat paripurna, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah akan membentuk lembaga pengelola investasi yang tertuang dalam UU Cipta Kerja.

Melalui lembaga tersebut, diyakini dapat mengundang investasi dari negara lain, lembaga internasional, ataupun korporasi.

“UU ini juga disepakati membentuk lembaga pengelola investasi. Pemerintah pusat diharapkan bisa mengundang investasi dari negara-negara sahabat. Serta lembaga internasional maupun korporasi,” ujar Airlangga dalam pidatonya saat Rapat Paripurna DPR, Senin (5/10).

Baca juga  Pertama Dalam Sejarah, PT.Pertamina Setor 120 Triliun ke Negara

Nantinya dalam implementasinya untuk mendorong investasi masuk kedalam negeri, maka lembaga ini akan tetap diawasi sesuai ketentuan UU yang ada. Kebutuhan pendanaan infrastruktur Anggota Perumus Lembaga Pengelola Investasi Kementerian BUMN, Robertus Bilatea mengatakan bahwa kebutuhan pembentukan lembaga pengelola investasi (LPI), didasari oleh kebutuhan pendanaan infrastruktur yang cukup signifikan.

Ia mengatakan bahwa, Badan ini juga akan menjadi alternatif sumber pendanaan  proyek-proyek infrastruktur tak lagi lewat anggaran belanja negara atau APBN atau melalui BUMN. “Secara faktual kita mengalami kesulitan pendanaan infrastruktur yang cukup signifikan jumlahnya, untuk jalan tol, bandar udara dan sebagainya.

Baca juga  GrabAssistant, Layani Belanja Kebutuhan Pokok Masyarakat Secara Online di 15 Pasar Tradisional Subang

Kalau kita perhatikan dari sisi perbankan kita tidak punya bank pembangunan, yang ada kita mempunyai komersial bank yang mengumpulkan dana masyarakat kemudian menempatkannya di investasi jangka pendek,” ujar Robertus.

Sementara itu, jika memanfaatkan pendanaan infrastruktur melalui pasar modal, dinilainya juga masih belum mencukupi untuk memenuhi, karena kebutuhan pendanaan yang terus meningkat. Disisi lain, kebutuhan untuk pembentukan lembaga pengelola investasi (LPI) juga untuk melanjutkan pembangunan dan penciptaan lapangan pekerjaan.

“Dibutuhkan suatu entitas yang kredibel untuk menjadi mitra investor global”tuturnya.

Oleh karena itu, jika pemerintah mengandalkan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maka keuangan negara sudah pasti tergerus. Sebab, saat ini banyak kebutuhan pendanaan harus didanai oleh APBN sementara BUMN memiliki modal yang terbatas.

“LPI diperlukan sebagai mitra untuk menarik investasi global, dibentuk melalui UU sehingga stabil, dan mengadaptasi best practice internasional serta memiliki fleksibilitas”tuturnya.

Baca juga  Faisal Basri Beberkan Utang Pemerintah Indonesia Capai Rp 4.363 Triliun
Baca juga  Tahun Depan, Pemerintah Bakal Perketat Distribusi Gas Melon 3 Kg

Adapun berdasarkan paparannya investasi LPI juga akan secara bersama melakukan investasi dengan mitranya dengan mengelola investasi dalam jangka waktu yang disepakati dan akhirnya merealisasikan nilai tambah.

“Dalam pengelolaan investasi bersama mitra jika lpi disetujui didirikan melalui Omnibus Law, maka  LPI bermitra dengan mitra investasi dari  berbagai belahan dunia siapkan semua proses perizinan. Kemudian  kita siapkan proses proyek yang akan dikerjasamakan seperti pelabuhan, jalan tol dan bandar udara, dan kita bisa buat join venture dan model kerjasama lainnya yang bisa dilakukan”tuturnya.

Selain itu rancangan pada tahun pertama untuk investasi awal, LPI dan investor mitra membentuk dana kelolaan bersama, kemudian entitas melakukan investasi dalam aset di Indonesia misalnya jalan tol.

Kemudian untuk tahun kesatu hingga ke sepuluh melakukan pengelolaan untuk meningkatkan nilai aset dan pada akhir tahun ke 10 entitas memiliki exit untuk merealisasikan nilai tambah investasi melalui IPO dan penjualan kepada investor strategis.

 

Sumber : Investor.id

Berita terbaru

Barcelona Vs Ferencvaros: 10 Pemain Barca Menang 5-1

Lampusatu.com - Barcelona menang telak atas Ferencvaros di laga perdananya di Liga Champions 2020/21. Mereka menang 5-1 meski menutup laga dengan 10 orang usai Gerard Pique dikartu...

Pasien Covid-19 di RS Membludak, Total 305 Warga Karawang Diisolasi KARAWANG – Jumlah warga Kabupaten

KARAWANG,Lampusatu.com - Jumlah warga Kabupaten Karawang yang dirawat ataupun diisolasi di Rumah Sakit terus bertambah banyak. Selasa, 20 Oktober 2020. Juru bicara Satuan Tugas Penanganan...

Kasus Stunting Pada Balita di Kab.Subang Lebih dari 8%

SUBANG,Lampusatu.com - Dalam upaya Kabupaten Subang dalam percepatan penurunan stunting 2020, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi melakukan video conference (Vicon) dengan tim evaluasi...

Berita Terkait

Barcelona Vs Ferencvaros: 10 Pemain Barca Menang 5-1

Lampusatu.com - Barcelona menang telak atas Ferencvaros di laga perdananya di Liga Champions 2020/21. Mereka menang 5-1 meski menutup laga dengan 10 orang usai Gerard Pique dikartu...

Pasien Covid-19 di RS Membludak, Total 305 Warga Karawang Diisolasi KARAWANG – Jumlah warga Kabupaten

KARAWANG,Lampusatu.com - Jumlah warga Kabupaten Karawang yang dirawat ataupun diisolasi di Rumah Sakit terus bertambah banyak. Selasa, 20 Oktober 2020. Juru bicara Satuan Tugas Penanganan...

Kasus Stunting Pada Balita di Kab.Subang Lebih dari 8%

SUBANG,Lampusatu.com - Dalam upaya Kabupaten Subang dalam percepatan penurunan stunting 2020, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi melakukan video conference (Vicon) dengan tim evaluasi...

Soal Lelang Operator Patimban, SMDR: Persaingan Baru Dimulai

JAKARTA,Lampusatu.com - PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR) mengungkapkan persaingan sesungguhnya dalam lelang operator Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat baru akan dimulai setelah Selasa, 20...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini