Sakit Terdampak Covid-19, UMKM Jadi Fokus Pemerintah

JAKARTA,Lampusatu.com – Pemerintah terus berupaya membantu para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar bisa tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, dalam menghadapi pandemi ini, langkah-langkah yang dilakukan pemerintah tentu yang pertama kesehatan. Kemudian melakukan bantuan sosial sekaligus memberikan dukungan bagi para pelaku usaha lokal di Indonesia agar mereka dapat terus bertahan dan tetap berkarya.

“Kedua, UMKM. UMKM tetap menjadi safety net atau jaring pengaman. Karena ini virus yang kena orang, orang jadi tidak bisa keluar. UKM yang biasa berjualan tidak bisa berjualan di pasar. Jadi langsung menusuk pada jantungnya usaha kecil menengah,” ujarnya dalam diskusi, Senin (17/8/2020).

Baca juga  Pertamina Bakal Hapus Premium dan Pertalite, Apa Alasannya?

Sri Mulyani melanjutkan, pemerintah langsung mendesain bantuan yang diberikan kepada para pelaku UMKM. Bagi pelaku UMKM yang selama ini memiliki pinjaman maka tidak perlu membayar cicilan pinjaman.

Baca juga  Hengkang dari India, Honda Mau Pindahkan Pabrik ke RI

“Makanya diberikan relaksasi. Bahkan kalau usaha pinjamannya di bawah Rp10 juta, seluruh bunga utangnya itu juga dihapuskan atau ditanggung pemerintah,” ungkapnya.

Dia memaparkan, pemerintah juga memberikan stimulus subsidi bunga yang dinikmati oleh lebih dari 2,4 juta debitur. Kemudian UMKM yang mendapatkan relaksasi pinjaman dan bunganya ditanggung oleh pemerintah jumlahnya bisa mencapai 40-50 juta UMKM termasuk koperasi.

Baca juga  BPS : Daya Beli Buruh Tani Menurun

“Mereka yang harus membayar pajak, walaupun bayar pajaknya 0,5% dari omzet tetapi karena sekarang tidak punya omzet, maka pajaknya semua dibebaskan dan ditanggung pemerintah. Dalam hal ini pemerintah mencoba supaya UMKM bisa bertahan,” jelasnya.

Pemerintah juga berupaya meningkatkan konsumsi masyarakat melalui bantuan sosial. Sri Mulyani tetap optimistis Indonesia akan mampu melewati tantangan ini. Menurut dia, semangat gotong royong masyarakat Indonesia sangat luar biasa.

Baca juga  Pastikan Stok Aman, Pertamina Tambah 112 Titik Layanan BBM Sepanjang  Tol Trans Jawa

Pada kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengajak masyarakat untuk tetap optimis di tengah pandemi ini. Situasi yang sedang dihadapi bukan situasi yang mudah namun masyarakat harus tetap optimis.

Baca juga  Indonesia Impor 22.000 Ton Gula Dari India

“Ini krisis yang luar biasa. Tentu cara kita merespon tidak bisa seperti business as usual. Jangan pernah kendorkan optimisme dan persatuan kita sebagai bangsa. Mari bersama-sama menyebarkan energi positif dalam semangat gotong royong. Generasi muda pasti bisa,” tuturnya.

 

Sumber : Okezone.com

Populer

Berita terbaru

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini