Connect with us

Event

Keren, PWI Subang dan ATMAGO Gelar Worksop Internet Positif

Published

on

Foto : Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Subang dan ATMAGO sukses menyelenggarakan Workshop Internet Positif dan Jurnalisme Warga (Citizen Journalism) kepada para pelajar SMA/SMKN dan Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Subang, Selasa (27/3/2018), di lobi Kampus Unsub, Jln.R.A Kartini,Subang.

SUBANG,Lampusatu.com,- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Subang dan ATMAGO sukses menyelenggarakan Workshop Internet Positif dan Jurnalisme Warga (Citizen Journalism) kepada para pelajar SMA/SMKN dan Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Subang, Selasa (27/3/2018), di lobi Kampus Unsub, Jln.R.A Kartini,Subang.

Acara tersebut dihadiri langsung Dekan Fikom Unsub Ine Anggraini, S.Sos, M.Si sekaligus membuka jalannya acara. Ditandai juga dengan penandatangan kerjasama antara Perwakilan PWI Subang Cecep Syamsul Hudaya dengan FIKOM Unsub Subang.

Selain itu, hadir juga Field Director  Atma Alfan Kasdar. Dan dua narasumber  David Khoirul  dari Community Manager Atma Connect dan Galih Andika dari wartawan media online Subang.

Menurut Ine, kegiatan workshop yang diselenggarakan oleh PWI dan ATMAGO ini sangatlah bermanfaat bagi pelajar dan mahasiswa mengenai bagaimana menghadapi derasnya arus globalisasi, agar  penggunaan internet menjadi lebih positif. Terutama saat ini yang ramai diperbincangkan mengenai hoax atau berita palsu yang menyebar di sejumlah media sosial.

“Saya berharap melalui acara workshop ini para pelajar dan khususnya mahasiswa Fikom bisa menjadi pengguna internet yang cerdas. Dalam acara ini, selain bisa mengetahui bagaimana menangkal berita dan cara menulis yang baik sebagai bagian dari Jurnalisme Warga juga menggeliatkan budaya literasi. Saya sangat terimakasih kepada PWI dan ATMAGO yang telah berbagai ilmu disini,”kata Ine dalam sambutannya.

Baca juga  Komunitas Mural Subang Percantik Dinding Jalan Gang dengan Seni Graffiti Jamming

Sementara perwakilan dari PWI Subang Cecep, mengatakan, jka acara ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) ke- 70  di Kabupaten Subang dan menjadi momentum baik bagi kita semua untuk bersama-sama menyadari betapa pentingnya literasi warga di era internet yang tidak terbatas.

“Sangat penting bagi kita semua bersama-sama elemen masyarakat baik pelajar, mahasiwa, aparat pemerintah dan warga secara umum untuk melek informasi dengan mengisi konten-konten positif ditengah banjir informasi hoax dan berita palsu,” kata Cecep.

Dijelaskan Cecep, Workshop Jurnalisme warga juga sebagai upaya agar kemampuan warga dalam membuat informasi meningkat dan menyebarluaskan informasi tersebut untuk meminimalisir dampak di lingkungan dan skala yang lebih luas melalui berbagai macam platform sosial media seperti www.atmago.com .

“Dan agar warga semakin terampil memanfaatkan media informasi dengan memahami dasar-dasar jurnalisme yang baik,”timpalnya.

Alfan Kasdar selaku  Field Director  Atma, mengungkapkan, Workshop internet positif dan jurnalisme warga adalah salah satu upaya  berbagai pihak di Kabupaten Subang termasuk PWI dan ATMAGO untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pemanfaatan tekhnologi informasi sebagai media berbagi antar masyarakat di lintas wilayah dan mengajak seluruh elemen masyarakat dan komunitas merayakan semangat dan kreasi konten positif di dunia maya.

Baca juga  KPU Subang Melaksanakan Jumpah Pisah Kasubbag Hukum

Ia menjelaskan, AtmaGo, dalam hal ini merupakan aplikasi berbasis web dan android yang dikembangkan oleh Atma Connect yang dapat membantu pertukaran informasi antar masyarakat. Melalui aplikasi AtmaGo, para pengguna bisa berbagi informasi untuk mengurangi dampak masalah di perkotaan maupun di pedesaan.

“Warga juga bisa melaporkan masalah lingkungan lainnya seperti sampah,banjir,jalan rusak dan infrastruktur atau pelayanan publik yang lain. Aplikasi AtmaGo juga bisa dimanfaatkan warga untuk melakukan kegiatan dan aksi bersama seperti bergotong-royong bersih-bersih sungai, mengelolah sampah, menanam pohon dan lain-lain termasuk kampanye sadar lingkungan serta berbagi pengetahuan antar  warga dan peluang-peluang,”jelasnya.

Pada hari yang sama, PWI Subang dan ATMAGO juga bertolak ke KPU Subang dengan menggelar workshop internet positif dan jurnalisme warga kepada agen sosialisasi KPU Subang pada pilkada serentak 2018. Kedatangan PWI dan ATMAGO pun disambut baik oleh Ketua KPU Subang Maman Suparman, para komisioner, dan staff KPU.

Baca juga  Bupati Subang Terpilih, H.Ruhimat Lepas Puluhan Peserta Offroader

“Melalui kegiatan worksop ini saya berharap agen sosialisasi bisa cerdas dalam menggunakan media sosial . Terutama yang lebih penting menangkal hoax, yang akan mempengaruhi angka partisifasi pemilih pada pilkada serentak 2018 yang menjurus kepada golput. Disinilah agen sosialisasi dapat mengajak warga disetiap wilayahnya untuk menggunakan hak pilihnya dalam rangka menyukseskan pilkada 2018 dengan peningkatan partisifasi pemilih dari tahun sebelumnya,”pungkasnya.

Tentang AtmaGo: Warga Bantu Warga!

AtmaGo adalah situs web dan aplikasi Android gratis (www.atmago.com) yang dapat digunakan untuk melaporkan masalah, berbagi solusi, mencari pekerjaan, dan memposting berita mengenai lingkungan. AtmaGo dibuat dengan ide dan semangat “warga bantu warga” untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik dari bawah. AtmaGo sebagai Aplikasi jejaring sosial skala kecil juga ditujukan untuk memecahkan masalah di lingkungan tetangga, misalnya penanggulangan bencana, peningkatan akses untuk kebutuhan dasar dan mengatasi tantangan serius lainya.

Aplikasi AtmaGo memenangkan kompetisi inovasi sosial bertaraf international IDEO.org‘s Amplify Urban Resilience Challenge 2016yang di selenggarakan oleh IDEO.org. Platfrom AtmaGo unggul diantara 350 Innovator dari berbagai belahan dunia https://bit.ly/1PDn5if

 

 

Red : Galih Andika