Connect with us

Headline

17 Kali Beraksi, Komplotan Pencuri Spesialis Curanmor Akhirnya Berhasil Diringkus Polres Subang

Published

on

Foto : Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni SI.K,MS.i didampingi Kasatreskrim Polres Subang AKP Moch Ilyas Rustandi saat menunjukan kepada awak media barang bukti berupa sejumlah motor hasil curian.

SUBANG,Lampusatu.com – Polres Subang kembali berhasil meringkus kawanan  pencuri spesialis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah hukum Subang dan Purwakarta.

Penangkapan para pelaku inipun diketahui berkat kerja keras Unit Reskrim Polsek Ciasem bekerjasama dengan Reskrim Polres Subang.

Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni SI.K,MS.i didampingi Kasatreskrim Polres Subang AKP Moch Ilyas Rustandi mengungkapkan, bahwa kawanan pencurian spesialis kendaraan bermotor ini cukup meresahkan masyarakat. Sejauh ini, masih ada
tersangka yang masuk daftar pencarian orang (DPO), sehingga dalam proses pengejaran.

Baca juga  Bupati Subang Buka Turnamen Babinsa Cup

Dari pengembangan, dijelaskan Kapolres, ternyata tersangka ini berkomplot dan sasarannya cukup banyak.

“Jadi hasil pengembangan, akhirnya kami berhasil menangkap  Dd, AA dan PS, warga Kecamatan Pabuaran-Subang dan IM alias Kimos, warga Pabuaran sebagai penadah. Kami berhasil menyita 6 unit sepeda motor berbagai merek dengan alat kejahatan berupa 2 kunci dan 8 mata kunci, “ungkap Kapolres.

Baca juga  Tampil Cantik, Putri Jamila Kunjungi Rumdin Bupati Ucapkan Terimakasih kepada Pemkab dan Warga Subang

Diungkapkan Kapolres, kawanan yang berasal dari wilayah Karawang ini, tertagkap setelah ada korban, Eka Hari kehilangan di tempat kontrakannya di Ciasem.

Mendapat laporan ini, polisi dari Polsek Ciasem pun melakukan olah TKP hingga akhirnya berhasil menangkap DP, warga Kabupaten Karawang, namun Tsk berhasil melarikan diri.

“Daerah yang menjadi sasarannya di wilayah Pantura dan mereka pun mengakui kalau selama ini sudah 17 kali melakukan pencurian di Kecamatan Ciasem, Patokbeusi, Blanakan, Pamanukan, Binong, termasuk Subang kota dan Purwakarta,”paparnya.

Baca juga  Jadi Langganan Macet, Sudah Saatnya Jalan Cagak Dibuat Jalan Lingkar

“Akibat perbuatannya ini, mereka dijerat Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 363 dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun dan Pasal 480, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda,”pungkasnya.

Red : Galih Andika

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *