AS Akan Kirim 4 Juta Vaksin Covid-19 Moderna ke Indonesia

11

Lampusatu.com – AMERIKA Serikat akan mengirimkan empat juta dosis vaksin covid-19 Moderna ke Indonesia untuk memerangi wabah virus korona.

Menurut pernyataan Gedung Putih, dalam panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi pada Jumat (2/7), Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan, vaksin akan dikirim melalui program berbagi vaksin global Covax sesegera mungkin.

“Donasi ini menggarisbawahi dukungan Amerika Serikat untuk rakyat Indonesia dalam memerangi lonjakan kasus covid-19,” kata Sullivian.

Baca juga  Cerita Putih Abu-abu Mengejar Mimpi dari Cianjur

Kedua pejabat tersebut juga membahas rencana AS untuk meningkatkan bantuan bagi upaya respons covid-19 Indonesia yang lebih luas.

“Sullivan menyoroti pentingnya posisi pemerintahan Biden-Harris di Indonesia, Asia Tenggara dan mengakhiri pandemi secara lebih luas dan menjanjikan dukungan berkelanjutan dan keterlibatan tingkat tinggi,” kata pernyataan tersebut.

Indonesia sebagian besar mengandalkan vaksin dari Sinovac Biotech Tiongkok, tetapi telah berupaya mendiversifikasi sumber pasokan.

Baca juga  Pengendara Motor Tewas Seketika Terlindas Truk Fuso di Jalan Ahmad Yani Subang

Kepala Badan Obat dan Makanan (BPOM), Penny K Lukito mengatakan sebelumnya pada Jumat (2/7) bahwa pihaknya mengizinkan vaksin Moderna untuk penggunaan darurat.

Washington bersaing dengan Beijing untuk memperdalam pengaruh geopolitik melalui diplomasi vaksin, meskipun dikatakan tidak berbagi vaksin untuk mendapatkan bantuan atau mengekstraksi konsesi, tetapi untuk menyelamatkan nyawa dan mengakhiri pandemi.

Pada bulan lalu pemerintahan Biden berjanji untuk membagikan 80 juta vaksin awal buatan AS secara global di tengah kekhawatiran tentang perbedaan tingkat vaksinasi antara negara maju dan berkembang.

Baca juga  Mengenal Lebih Dekat Mojang Bandung yang Foto KTP-nya Geulis Pisan

Ia telah mengumumkan rencana untuk menyediakan vaksin ke negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Filipina, Vietnam, Thailand, Laos, Papua Nugini, dan Kamboja.

Ia juga mengatakan akan membeli 500 juta vaksin Pfizer/BioNTech untuk didistribusikan ke Uni Afrika dan 92 negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah.

Sumber : MediaIndonesia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini