Connect with us

Headline

Bupati Subang Apresiasi Energi Terbarukan di Desa Ponggang Serangpanjang

Published

on

Foto : Bupati Subang H.Ruhimat, S.Pd., M.Si., didampingi Kabag Humas dan Protokoler Pemerintah Kabupaten Subang Asep Setia Permana menghadiri sosialisasi pilot project biogas dari Universitas Katolik Atma Jaya, yang bekerjasama dengan National University of Singapore (NUS), Minggu (7/7/2019).

SUBANG,Lampusatu.com –  Bupati Subang H.Ruhimat, S.Pd., M.Si., didampingi Kabag Humas dan Protokoler Pemerintah Kabupaten Subang Asep Setia Permana menghadiri sosialisasi pilot project biogas dari Universitas Katolik Atma Jaya, yang bekerjasama dengan National University of Singapore (NUS), Minggu (7/7/2019).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Subang mengapresiasi langkah kerjasana antara mahasiswa Atma Jaya dan NUS sebagai pionir agen perubahan di masyarakat tentang energi terbarukan biogas.

Kepala Desa Ponggang, Asep Suryana mengatakan, mahasiswa Atma Jaya yang bekerja sama dengan NUS di Desa Ponggang dan menunjuk tiga titik untuk dijadikan pilot project biogas.

Antara lain, Kampung Cibitung, Cigadog dan Kampung Ponggang, dengan harapan ke depan bisa menjadikan sumber energi terbarukan.

Baca juga  Seruput Kopi Cupu Manik di Kedai Kopi Jawara, Buat Bupati Subang Ketagihan

“Kita sering mengalami yang namanya kelangkaan gas. Dengan adanya kegiatan ini, Insya Allah nantinya yang asalnya masalah, menjadi berkah. Seperti kotoran ternak bisa diimplementasikan digunakan menjadi gas yang bermanfaat. Apalagi ternak di wilayah cibitung itu banyak,” ujar Asep.

“Kedepannya, Atma Jaya akan tetap sinergi dengan Pemerintahan Kabupaten Subang, khusus dengan Desa Ponggang melalui dengan Camat Serangpanjang, akan lebih besar untuk kegiatan biogas di desa Kecamatan Serangpanjang,” tinpalnya yang diamini Camat Serangpanjang Heri Sopandi yang hadir pada kesempatan itu.

Sementara itu, Bupati Subang H Ruhimat, S.Pd., M.Si., mengucapkan terima kasih kepada Unviversitas Atma Jaya dan NUS terkait dalam rangka pembinaan untuk pengembangan para peternak supaya multifungsi.

Baca juga  Yuk Ikut Lomba Panjat Pinang Kolosal di Ancol  

“Terima kasih tentunya kepada mahasiswa yang siap membimbing masyarakat, untuk sekalipun itu kotoran sapi untuk bisa dimanfaatkan,”ujarnya.

“Pada umumnya di sini peternak. Tentunya yang biasanya kurang manfaat, tapi dengan dibimbing oleh pihak Atma Jaya dan NUS mudah-mudahan masyarakat di sini tidak perlu lagi untuk membeli gas LPG,” katanya.

Sebagai kepala daerah di Kabupaten Subang, Ruhimat berharap, mudah-mudahan dengan Atma Jaya dan NUS bisa memperlebar kerjasamanya di bidang lain dan bukan di kampung Desa Ponggang saja.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Atma Jaya dan NUS. Semoga kerjasamanya mampu meningkatkan SDM masyarakat, yang mengarah kepada Jawara Daya,” harapnya.

Sedangkan ditambahkan Dosen Fakultas Tehnik Universitas Katolik Atma Jaya, Enny Widawati menuturkan, pihaknya merasa bangga bisa memberikan sesuatu untuk daerah yang di mana, mahasiswanya bisa mengimplementasikan karya ilmiah di Perguruan Tinggi.

Baca juga  Plt Bupati Subang Hadiri Penutupan Porda Jabar XIII

Pihaknya berupaya menjadi agen pembentukan karakter, dengan bergaul bersama masyarakat di daerah Desa Ponggang. Hal tersebut membuat mahasiswa semakin gigih untuk berjuang untuk masa depannya dan semakin tahu menjadi pemimpin seperti apa.

“Seorang pemimpin yang peduli kepada masyarakat. Saya sangat berterima kasih kepada Bupati Subang yang telah memberikan kesempatan kepada Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Kami sebagai pendidik khususnya, sangat berterima kasih juga sudah boleh mempunyai proses-proses kehidupan bersama warga di Desa Ponggang,” pungkasnya.

 

Wartawan  : Iwan Sukmawan