Demi Rayakan HUT RI ke-76, WARNA ALAM Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Tebing Curug Cileat

86

SUBANG,Lampusatu.com – Demi merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Ke-76 Republik Indonesia, Pecinta Alam WARNA ALAM Subang kembali melakukan aksi berbahaya untuk membentangkan bendera merah putih berukuran 15 x 7 meter.

Kali ini tebing Curug Cileat yang terletak di Wilayah Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, memiliki ketinggian 165 meter mejadi pilihan aksi pembentangan bendera merah putih itu yang dilakukan sehari menjelang peringatan 17 Agustus 2021.

Saat aksi pembentangan, Tim WARNA ALAM menghadapi tantangan tak hanya tebing yang curam, derasnya air curug dan tiupan angin kencang serta sulitnya medan di lokasi tebing menjadi kendala selama proses pembentangan bendera.

Baca juga  Kepala BPBD Subang Tinjau Langsung Longsoran Tanah di Jalan Aul - Cirangkong

“Selain kondisi tebing sangat curam dan sangat tinggi, kalu tidak berhati hati sangat berbahaya, butuh keahlian cukup untuk bisa membentangkan bendera di tebing bukit ini. Derasnya aliran air curug dan tiupan angin sangat kencancang kerap menjadi kendala selama proses membuat tali lintasa (sling) di tebing,” kata M.Anwar yang akrab disapa Kang Anwar Wana, selaku pengibar bendera Merah Putih Raksasa, WARNA ALAM Subang

Meski berbahaya, ditambah sulitnya medan dan tiupan angin kencang, Sang Merah Putih’ berhasil dibentangkan tepat dibibir Curug Cileat, Cisalak, Subang.

Baca juga  Subang Kebut Vaksinasi, Menuju Level 2 Harus Penuhi Target 50 Persen !

“Alhamdulillah, dengan kerja keras dan kekompakan tim, saya akhirnya bisa membentangkan bendera merah putih di ketinggian 165 meter,” ucap Anwar.

Bendera raksasa tersebut dibentangkan menggunakan tali baja (seling) yang dipasang dingding tebing.

“Tujuannya, kembali ke semangat nasionalisme untuk memperingati hari kemerdekaan. Kenapa kami laksanakan sebelum 17 Agustus, supaya lebih terkonsentrasi karena selain kontur tebingnya sangat tinggi , medannya pun sangat curam ,” ungkapnya.

“Memang bisa dikatakan taruhannya nyawa dari segi keselamatan, hal sama apa yang dilakukan Para Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia terdahulu, artinya kami dari WARNA ALAM Subang, ingin lebih menghargai proses para pejuang dulu untuk mengibarkan bendera itu ternyata susah, meski harus taruhannya nyawa. Alhamdulillah, bersama do, a serta dukungan semua pihak, pengibaran bendera bisa berjalan sukses. Merdeka, ” tutupnya.

Baca juga  Gubernur Jabar  Rilis SK Kenaikan UMK Jabar

Dia juga berterima kasih kepada Pemkab Subang dan seluruh pihak yang terkait yang telah membantu kegiatan tersebut.

“Mudah mudahan ini bagian dari bagaiamana kita membangun semangat kebangsaan, mengisi dalam rangka 17 Agustus hari kemerdekaan Indonesia yang ke-76 mudah mudahan dengan kegiatan ini masyarakat Indonesia semakin mencintai tanah air dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

 

Ovan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini