Dirut RSUD Subang Tanggapi Soal Pernyataan Gubernur Jabar Terkait Setop Isolasi Mandiri Covid di Rumah

3

SUBANG,Lampusatu.com – Belum lama ini Gubernur Jawa BaratRidwan Kamil meminta seluruh kepala daerah baik kabupaten ataupun kota di provinsi itu untuk tidak membiarkan warga yang terinfeksi virus corona (Covid-19) menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Sebab menurut pria yang akrab disapa Kang Emil itu, mengutip hasil kajian, karantina mandiri justru menjadi akar muasal penularan klaster keluarga masif terjadi di Jabar.

Baca juga  Ariel Noah Ajak Warga Subang Nyanyi dan Joget Bareng

“Sebisa mungkin kalau bisa tidak boleh ada karantina di rumah ya. Karena hasil kajian, karantina di rumah itu sumber klaster keluarga, karena rumah-rumahnya berdempetan, kecil-kecil, bercampur,”ungkap Emil.

Menanggapi pernyataan Gubernur Jabar  tersebut, Dirut RSUD Subang, dr.Ahmad Nasuhi menyatakan,”Kalau disiplin nggak bisa ditegakkan oleh Orang Tanpa Gejala (OTG) yang bersangkutan walau rumahnya keren tetap aja penularan terjadi di internal rumah tersebut. Saya setuju,”ungkap dr.Ahmad Nasuhi kepada Lampusatu.com, Kamis (4/2/2021) sore.

Baca juga  Satres Narkoba Polres Purwakarta Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Warga Kecamatan Plered

Dijelaskan dia, ia setuju  tetapi  jangan seperti DKI Jakarta, awalnya seperti itu tetapi begitu rumah sakit dalam kondisi over load alias penuh akhirnya mengarah ke hotel-hotel .

“Karena  justru kalau RS dipenuhi yang OTG, kasihan yang memang butuh penanganan nggak kebagian tempat,”jelasnya.

“Sebaiknya disiapkan tempat isolasi mandiri terpusat yang bisa dipantau oleh satgas karena tempatnya terpusat yang memudahkan satgas memantau mereka,”timpalnya.

Baca juga  Gema Takbir di Masjid- masjid di Subang Sambut Hari Raya Idul Adha

Galih Andika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini