Gandeng DJP, Pemkab Subang Genjot PAD dari Sektor Pajak

SUBANG,Lampusatu.com – Bupati Subang, H.Ruhimat melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI tentang Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah secara virtual di Ruang Rapat Bupati Subang, Selasa (26/8/2020).

Astera Primanto Bhakti selaku Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan kerjasama ini dilakukan secara virtual semoga tidak mengurangi esensi apa yang dilakukan.

“Pemda perlu memperkuat perpajakan daerah sebagai salah satu sumber PAD untuk meningkatkan kemandirian dan melaksanakan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat,”ujarnya.

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Astera menyampaikan saat ini porsi terbesar daripada APBD dari segi pendataan rata-rata secara nasional adalah bergantung dari transfer ke daerah.

Baca juga  Tingkatkan Kinerja Birokrasi, Ruhimat Minta Laporan Kinerja Pejabat dan OPD Subang Pertriwulan

Sementara besarnya PAD kalau kita lihat walaupun ini bervariasi secara nasional rata-rata porsinya untuk daerah-daerah atau provinsi ini baik, bisa kisaran 30-40 persen, kita lihat kabupaten kota rata-rata kisaran 13 persen.

“Untuk itu perlu mendorong PAD daerah,”ujarnya.

Sementara itu Suryo Utomo Direktur Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan menyampaikan bahwa dengan adanya penandatanganan perjanjian ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penerimaan pajak.

Baca juga  Wabup Subang Ikuti Patroli Cipta Kondisi Pergantian Tahun 2021

Selain itu dengan penandatanganan kerjasama ini sejatinya adalah mendukung program pemberantasan korupsi, bagaimana kita dapat melakukan Peraturan Presiden No. 54 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi.

“Kalau data semua elektronik, menggunakan identitas yang sama kita akan lebih mudah,”terangnya.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pajak, Hestu Yoga menjelaskan, perjanjian kerja sama itu bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan pertukaran dan pemanfaatan data dan informasi perpajakan, data perizinan, dan data atau informasi lainnya.

Baca juga  Wabup Subang Ikuti Patroli Cipta Kondisi Pergantian Tahun 2021

Selain itu, juga untuk mengoptimalkan penyampaian data informasi keuangan daerah, dan mengoptimalkan pengawasan bersama atas kepatuhan wajib pajak.

Termasuk mengoptimalkan pemanfaatan program atau kegiatan peningkatan pelayanan perpajakan kepada masyarakat, meningkatkan pendampingan dan dukungan kapasitas di bidang perpajakan, dan meningkatkan pengetahuan serta kemampuan aparatur di bidang perpajakan.

“Lewat kerja sama dengan 78 pemda diharapkan dapat menerima sumber data penting untuk pengawasan kepatuhan pajak seperti data kepemilikan dan omzet usaha, data izin mendirikan bangunan, data usaha perikanan, serta data usaha perkebunan. Penandatanganan PKS tersebut dilakukan serentak secara virtual. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mengikuti Protokol Kesehatan di masa pandemi Covid-19,”terangnya.

Baca juga  Sambil Ngabuburit, Ibu-Ibu Bhayangkari Polres Subang & Polsek Kalijati Berbagi Takjil Gratis
Baca juga  Widya Wisata, 310 Siswa Dikcabpaif Kunjungi Rumah Sejarah di Lanud Suryadarma

Kabag Kerjasama Setda Subang, Hari Rubiyanto S.STP., M.Si. menyampaikan, pihaknya mengharapkan dengan kerjasama antara DJP pemda akan meningkatkan pendapatan pajak pusat dan daerah, kemudahan dalam intensifikasi dan ekstensifikasi pajak baru.

“Dengan sinergitas diharapkan potensi pajak yang belum terdata, dapat tergali dan dapat meningkatkan pendapatan yang akan digunakan bagi pembangunan di pusat dan daerah,”pungkasnya.

Turut hadir mendampingi perjanjian kerjasama tersebut Bapak Eko Hadiyanto, S.E., M.M, Kepala KPP Pratama Subang, secara virtual, Asda 1 dan Asda 3 Setda Subang, Kepala Bapenda beserta jajaran, Kabag Kerjasama Setda beserta jajaran. (Adv).

 

 

Galih Andika

Populer

Berita terbaru

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini