Connect with us

Headline

Isak Tangis Iringi Pemakaman Anggota Polres Subang, Aiptu Jatnika Hidayat

Published

on

Foto : Isak tangis mengiringi upacara pemakaman anggota Kepolisian Resort Subang, Aiptu Jatnika Hidayat yang meninggal dunia Sabtu (5/1/2019) pagi, akibat sakit.

SUBANG,Lampusatu.com,-
Isak tangis mengiringi upacara pemakaman anggota Kepolisian Resort Subang, Aiptu Jatnika Hidayat yang meninggal dunia
Sabtu (5/1/2019) pagi, akibat sakit.

Bang Niko sapaan akrabnya
dimakamkan di tempat kelahirannya,  tepatnya makam dungus wiru Jln.Kelurahan Cigadung, Kecamatan/Kabupaten Subang.

Almarhum Aiptu Jatnika Hidayat meninggalkan seorang istri dan dua anaknya.  Kepergian almarhum meninggalkan luka yang cukup mendalam, tidak hanya sang istri, anak, dan keluarga . Tetapi juga rekan dan kerabat yang turut melayat dan mengantar hingga ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Baca juga  Polres Subang Gelar Sertijab Kabag Ops, Kasat Binmas, dan 4 Kapolsek

Upacara pemakaman secara dinas kepolisian dipimpin langsung oleh Kabag Sumda Polres Subang Kompol H. Solihin Badrudin . Tampak hadir juga Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni SIK.MS.i didampingi Wakapolres Subang. Dan para perwira polisi lainya.

Menurut Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni SIK, MS.i melalui Kabag Sumda Polres Subang Kompol H. Solihin Badrudin mengatakan, seluruh jajaran kepolisian Polres Subang saat ini berdukacita atas kehilangan salah satu putra terbaik di Polres Subang.

Baca juga  Ingin Lebih Dekat, Dandim 0605 Subang Kunker ke Koramil Sagalaherang

Diungkapkanya, sehari sebelumnya dirinya sempat bertemu dengan almarhum di kantor Polres Subang.

“Almarhum sangat luar biasa dimasa hidupnya, beliau itu memiliki loyalitas dan dedikasi tinggi dalam melaksanakan tugasnya, tidak mengenal letih, cape,” ungkapnya
.
Diungkapkannya, Almarhum Aiptu Jatnika sekitar jam 06.30 WIB dirumahnya di blok Sukagalih, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Subang sudah tidak sadarkan diri.

Baca juga  Ridwan Kamil dan Sandiaga Pamer Foto "Ngopi Bareng"

”Dibangunkan oleh pembantunya tapi tidak bisa, kemudian dibawa ke RS.PTVN, namun sudah tidak bernyawa,” pungkasnya.

Red : Galih Andika