Akses Jalan Darmaga – Cupunagara Mulus, Warga : Ini Sebuah Mimpi yang Jadi Kenyataan

SUBANG,Lampusatu.com –  Sebagai ungkapan rasa syukur dan terimaksih warga Desa Cupungara meminta Bupati Subang, H.Ruhimat atau Kang Jimat untuk menyiramkan air dari potongan bambu atau bisa disebut warga setempat (lodong) ke badan jalan penghubung dari desa darmaga ke desa Cupunagara yang mana pembangunannya telah memasuki tahap finishing, Kamis (10/12/2020).

Menurut Dadang Hendriq (42) warga Cupunagara, air memiliki makna sebagai sumber kehidupan bagi manusia. Begitu pun dengan pembangunan akses jalan penghubung Darmaga ke Cupungara, diharapkan bisa meningkatkan serta mendongkrak taraf hidup perekonomian warga masyarakat khusunya bagi warga Cupunagara juga warga sekiranya.

“Kami atas nama warga Cupunagara tentunya sangat mengapresiasi dan bersyukur terimakasiah kepada pemkab Subang khususnya kepada bapak bupati Pak Haji Ruhimat, bapak Wakil Bupati Pak Agus dan Kodim Subang, Pak Camat dan pihak lainnya, karena sejak puluhan tahun jalan ini belum peranah diperbaiki Pak, katanya dari jaman Belanda,” kata Dadang kepada Kang Jimat di lokasi
Kamis siang (10/12/2020).

Baca juga  11 Orang Siswa SMKN 2 Subang Asal Papua Ikuti Upacara HUT RI ke -74 di Gasibu
Istimewa

“Kini dibawah kepemimpinan Jimat – Akur, Alhamdulillah jalan ini selain dilapisi aspal hotmix juga diperlebar. Bagi kami Ini sebuah mimpi yang jadi kenyataan, dan ini adalah salah satu bukti “Jawara Natanya Subang,” kata Dadang, menambahkan.

Sementara itu, Kang Jimat menyebut bahwa program BSMSS ini adalah bakti wujud kecintaan TNI kepada rakyat untuk kemajuan dan kepentingan kita bersama. TNI bersama rakyat bersama sama turut memelihara dan menjaga.

“Sinergitas Pemkab Subang bersama TNI melului program BSMSS, telah bisa menjawab mimpi warga Cupungara. Karena apa, selama puluhan tahun katanya jalan ini conon belum pernah diperbaiki dan kemudian ini terwujud sesuai keinginan warga, terutama warga Cupunagara. Alhamdulillah manfaatnya telah dirasakan, khusunya bagi warga desa Cupunagara,” kata Kang Jimat.

Baca juga  Ustadz Amaludin Ceramah Idul Fitri di Atas Mobil Tempur Yon Armed 9 Pasopati Kostrad

Tak hanya itu, lanjut Kang Jimat warga pun bisa menikmati keindahan alam yang sangat besar untuk dimanfaatkan sebagai sarana pariwisata. Hutan, gunung, dan spot indah lainnya menjadi pemandangan baru di wilayah pegunungan Subang selatan ini.

“Kita ketahui Subang ini kaya akan potensi, keindahan alam yang sangat luar biasa untuk dimanfaatkan sebagai sarana pariwisata. Hutan, gunung, pantai, dan tempat-tempat indah lainnya kerap didatangi baik wisatawan lokal maupun mancanegara.Saya optimis kedepannya bisa saja pelosok daerah pedesaan bisa menjadi salah satu alternatif wisatawan untuk menikmati keindahan alam yang masih sangat terjaga kealamiannya. Salah satunya desa Cupunagara,” tutur Kang Jimat.

Baca juga  Bagi Warga Subang yang Ingin Menggelar Hajatan, Ini Alur Mekanisme Perizinannya

Dalam upaya wujudakan Subang Hijau, Kang Jimat mengajak warga setempat, komunitas dan unsur lainnya menanam pohon di kiri kanan dengan jenis pohon produktif seperti, alpukat, manggis dan tanaman produkti lainnya.

“Selain pohon pohon ini menjadi pelindung juga penyangga, manfaatnya pun tentu untuk kejahteraan masyarakat, apa lagi dikelolanya oleh Bumdes, sudah bisa dipastikan disini ada pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Turut hadir dalam acara itu, Ketua TP PKK Subang Hj.Yoyoh Sopiah Ruhimat, Kadis PUPR Besta Basuki, Camat Cisalak, Eza Zaithon para kepala desa dan tokoh masyarakat.

 

A.Tama.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini