Jelang Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Tjahjo Kumolo Sebut Akan Pecahkan Rekor

14

Lampusatu.com – Pemerintah bakal membuka penerimaan CPNS dan Guru dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan jadwal penerimaan, tengah disusun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Badan Kepegawaian.

Adapun proses pengadaan ASN dan Guru PPPK tahun 2021 dengan total jumlah sekitar 1,3 juta pegawai merupakan pengalaman pertama bagi pemerintah.

Baca juga  Idul Adha, Lanud Suryadarma Kurban 5 Ekor Sapi dan 26 Ekor Domba

“Jumlah yang tidak pernah kita lakukan sebelumnya,” ujar Tjahjo dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Karena itu, pemerintah, kata Tjahjo, mencoba merumuskan prosedur, memperkuat dukungan kebijakan, mengidentifikasi berbagai risiko, dan berbagai persiapan lain yang diperlukan. Termasuk mencoba keajegan sistem seleksi secara online bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Baca juga  Pengadaan Bomb P-250 Live, DAHANA- Kemhan Teken Kontrak Capai Nilai Ratusan Miliyar

“Pengadaan ASN dan Guru PPPK ini adalah sebuah upaya yang terkait dengan prioritas pembangunan SDM, terutama SDM ASN yaitu dengan melakukan rekrutmen pegawai ASN,” katanya.

Menteri Tjahjo menambahkan, setiap tahun pemerintah memang melakukan rekrutmen. Tetapi pada tahun 2020, pemerintah membatalkan seleksi pegawai ASN karena kondisi pandemi Covid–19. Namun demikian, pembatalan tersebut memberikan kesempatan bagi pemerintah untuk merencanakan dengan baik seleksi yang akan diselenggarakan pada tahun 2021.

Baca juga  Berikan Bantuan 30 Ekor Domba ke Kelompok Tani di Pabuaran, Bupati Subang : Tolong Dijaga !

“Maka terkait dengan seleksi tahun 2021, pertama perlu saya tegaskan, terkait dengan pengadaan 1 juta Guru PPPK, Kemenpan RB mendukung upaya Kemendikbud untuk merekrut pegawai pemerintah dengan PPPK yang dilakukan untuk menyelesaikan kekurangan guru di seluruh daerah yang selama ini diisi oleh tenaga honorer, ” tandasnya.

Sumber : Sindonews.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini