Kang Jimat Tanam Perdana Porang di Atas Lahan 2 Hektar

SUBANG,Lampusatu.com – Bupati Subang, H.Ruhimat mengikuti kegiatan penanaman perdana Porang, di Blok Nyomot, Desa Cintamekar, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Sabtu (18/9/2020).

Porang yang akan ditanam seluas 2 hektar dari total lahan 11 hektar yang disiapkan untuk komoditas porang. Porang dulu banyak diabaikan sebagai tanaman liar di pekarangan rumah, porang ( tanaman porang) kini banyak dibudidayakan petani di sejumlah daerah. Di pasar ekspor, umbi porang yang diolah jadi tepung ini banyak dicari.

Umbi dari porang yang sering dianggap masyarakat sebagai makanan ular ini, memiliki pasar ekspor seperti Jepang, China, Taiwan, dan Korea.

Umbi tanaman porang mengandung zat Glucomanan yang memiliki banyak manfaat di bidang industri dan juga kesehatan. Hasil panennya bisa mencapai 150 ton per hektar dalam 8 bulan, dengan harga Rp 8.000 per kilogram, maka bisa diperoleh Rp 1,2 miliar dengan Total biaya budidaya mencapai Rp 70 juta per hektar.

Baca juga  Cegah Penularan Corona, Kemenkumham Lepas 35.000 Napi, Termasuk di Lapas Subang ?

Ketua DWP Porang Subang, Imam Malik dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kehadiran Bupati Subang dalam penanaman perdana Porang. Porang yang dulunya tidak laku sekarang menjadi komoditas yang cukup diminati di luar negeri. Porang menjadi nilai penambahan ekonomi.

“Sehingga diharapakan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebagaimana diketahui, pernah viral warga masyarakat di Madiun yang menanam Porang kemudian menjadi miliarder,”ucapnya.

Kang Jimat sapaan akrab Bupati Subang dalam sambutannya mengajak untuk bahu membahu dalam memperbaiki Kabupaten Subang, banyak potensi yang dapat digali, salah satu potensi tersebut adalah bertani komoditas porang.

Ia mengatakan, dimana ada kemauan, pasti ada jalan. Dan ia pun mengajak untuk membuang jauh jauh rasa malas.

Baca juga  Jokowi Bikin Heboh Warga di CFD Bandung

“Pemkab Subang sudah melakukan MoU dengan Perhutani. Tidak kurang dari 4000 hektar siap untuk dikelola oleh masyarakat,”terangnya.

Kemudian kata dia, terkait permodalan Pemkab Subang sudah melakukan MoU dengan beberapa perbankan, asal ada kemauan, untuk modal akan dibantu dengan kredit usaha rakyat.

“Dari ribuan hektar tersebut, akan dibagi bagi menjadi cluster cluster, baik areal untuk cluster pertanian, peternakan, maupun perkebunan, akan tetapi tegakan perhutani wajib di pelihara,”tegasnya.

Terkait untuk pengolahan lahan, Kang Jimat sudah melakukan konsultasi dengan Kepala Staff angkatan darat. Dan Pemkab Subang akan dibantu peminjaman alat berat untuk pembukaan lahan lahan yang akan di jadikan cluster cluster, baik untuk peternakan maupun pertanian.

Baca juga  Aksi Damai Buruh Subang Tolak PP 78 Tahun 2015

Kang jimat meminta masyarakat yang tertarik untuk tergabung terlebih dahulu dengan kelompok tani atau koperasi, agar mudah dalam mengorganisasi pemodalan.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah  daerah mengucapkan selamat dan sukses untuk para petani Porang Subang dan P3N DPW Jabar. Saya siap mendukung niatan untuk pengembangan Porang di Kabupaten Subang,”jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan proses penanaman porang secara simbolis oleh Kang Jimat. Dalam kegiatan tersebut turut hadir, Prof. Karim Suryadi, Guru Besar Komunikasi Politik pada Fakultas Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia, Ketua KONI Subang, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Camat Serangpanjang, Camat Sagalaherang, Jajaran P3N DPW Jabar, para petani dan penggiat tanaman Porang, dan masyarakat di blok Cintamekar.

 

 

Galih Andika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini