Connect with us

Headline

Kehati Greenthink di Blanakan Dijadikan Kawasan Wisata & Pusat Pembelajaran Lingkungan

Published

on

Foto : Acara penetapan Hutan Pendidikan Kapal Keaneka Ragaman Hayati (KEHATI) Greenthink, Desa Cimalaya Girang Kecamatan Blanakan, Subang,  Jumat (15/3/19).

SUBANG,Lampusatu.com – Manajemen Pertamina Hulu Energi ONWJ Erna Yeni mengungapkan bahwa penetapan hutan pendidikan Kapal Keaneka Ragaman Hayati (Kehati) Greenthink  di Desa Cimalaya Girang, Kecamatan Blanakan, akan menjadi pusat sarana pembelajaran lingkungan, pengelolaan hutan hujan tropis, sistem pertanian terpadu, dan ekowisata berbasis masyarakat.

Hal ini sebagai wujud kepedulian dari pihak perusahaan PHE ONWJ bersama-sama dengan pemerintah daerah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan kehadiaraan PHE dengaan green thing bermanfaat bagi masyarakat terutama anak-anak sekolah sebagai tempat pendidikan anak-anak dan sebagai tempat wisata,”kata Erna dalam sambutannya di acara penetapan Hutan Pendidikan Kapal Keaneka Ragaman Hayati (KEHATI) Greenthink, Desa Cimalaya Girang Kecamatan Blanakan, Subang,  Jumat (15/3/19).

Baca juga  PT.Sari Ater Bantah Nunggak Rp13 Miliar ke Pemda Subang

Untuk mengembangkan suatu desa wisata yang baik, lanjut dia,  maka kolaborasi unsur masyarakat, perusahaan dan pemerintahan daerah terjalin dengan baik.

“Sehingga program bisa berjalan sesuai yang diharapkan Pemkab Subang menuju Subang Jawara,”terangnya.

Sementara itu, Bupati Subang H. Ruhimat, S.Pd., M.Si yang hadir pada kesempatan itu menyatakan,   bahwa kepedulian masyarakat Subang terhadap lingkungan hidup, seperti kegiatan penetapan hutan pendidikan ini merupakan bentuk partisifasi masyarakat dalam mewujudkan visi kabupaten Subang yaitu Subang yang Jawara.

Baca juga  H+1 Lebaran, Polres Subang Rotasi Tiga Perwira

Salah satu cara untuk menjaga eksistensi hutan yaitu dengan menjadi hutan sebagai wahana bagi masyarakat khususnya pelajar, mahasiswa dan peneliti untuk mempelajari hutan dan hubungan timbal balik antar komponen ekosistem.

“Saya berharap dengan dijadikannya kehati greenthink , hutan sebagai wahana pendidikan akan terjaga keselarasan hubungan antara manusia dengan lingkungan alam dan kelestarian SDA yang akan bermanfaat untuk generasi yang akan datang,”harap Ruhimat.

Selain itu, hutan juga dapat digunakan sebagai tempat rekreasi alam berbasis pendidikan lingkungan.

Baca juga  Pemerintah  dan Polres Purwakarta Gelar TOT Narkoba di Kampung Kahuripan Cirangkong

Mengingat fungsi hutan yang begitu penting dihimbau kepada seluruh elemen untuk peduli terhadap kelestarian lingkungan mulai dari hulu hingga ke hilir.

“Untuk itu diperlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat sebab urusan lingkungan merupakan urusan kehidupan,”terangnya.

Turut hadir Pj. Sekda H. Aminudin, staf ahli, Asda I, Kadispemdes, Kadis Lingkungan Hidup, Manajemen Pertamina ONWJ, Camat Blanakan, Ketua DWP Kab. Subang, Kapolsek, Danramil, para Kepala Desa se-Kecamatan Blanakan.

 

Red : Galih Andika