Connect with us

Headline

KH.Ma’ruf Amin Silaturahmi ke Ponpes Daarus Syifa Compreng Subang

Published

on

Foto : Wakil Presiden terpilih Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin laksanakan kunjungan silaturahmi kepada masyarakat dan pengurus Majelis Munajat Indonesia Berkah (MMIB)  di pondok pesantren Daarus Syifa Kecamatan Compreng Subang, Sabtu  (24/8/ 2019).

SUBANG,Lampusatu.com -Wakil Presiden terpilih Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin laksanakan kunjungan silaturahmi kepada masyarakat dan pengurus Majelis Munajat Indonesia Berkah (MMIB)  di pondok pesantren Daarus Syifa Kecamatan Compreng Subang, Sabtu  (24/8/ 2019).

Dalam menyambut kedatangan Wapres terpilih Ma’ruf Amin, tampak Bupati Subang, H. Ruhimat S.Pd, M.Si, yang didampingi Dandim 0605/Subang Letkol Art. Edi Maryono, Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni, S.IK., M.Si., Danlanud Suryadarma Marsma TNI I Wayan Sulaba, serta warga masyarakat Kecamata Compreng Subang.

Dalam kesempatan ini, Ma’ruf Amin, selaku Dewan Penasehat Majelis Munajat Indonesia Berkah (MMIB) bersilaturahim dengan MMIB Kabupaten Subang dan MMIB Jawa Barat sekaligus menandatangani prasasti peresmian gedung Yayasan Daarus Syifa yang baru saja rampung dibangun.

Baca juga  Selama Ramadhan, Polres Purwakarta Gencar Operasi Penanggulangan Pekat

Bupati Subang H. Ruhimat S.Pd, M.Si, dalam sambutannya menyambut baik kunjungan silaturahmi wakil presiden terpilih.

“Silaturahmi sangat penting semoga silaturahmi Ini betul-betul akan sangat memberikan barokah dan manfaat serta mudah-mudahan silaturahmi wakil presiden terpilih Kyai H. Ma’ruf Amin, bukan hanya silaturahmi yang pertama dan terakhir semoga mudah-mudahan betul betul ada manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Subang dan berkesinambungan kedepannya,”kata H. Ruhimat.

Istimewa

Selanjutnya, dalam kesempatan yang sama, Ma’ruf Amin dalam sambutannya menyatakan merasa bangga bisa bersilaturahmi dengan masyarakat Subang.

Baca juga  Agus Harimurti Yudhoyono Dengarkan Aspirasi Warga Subang

“Indonesia harus berdasarkan kesepakatan bersama yang terdiri dari 4 kesepakatan yang disebut dengan 4 konsensus yang terkenal dengan 4 pilar yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar 45, Bhineka dan NKRI,”ujar Ma’ruf Amin.

Selanjutnya, Ma’ruf Amin menjelaskan bahwa, Orang Islam harus memegang kesepakatan itu apabila kita tidak berubah seperti misalnya NKRI daerah kesatuan Republik Indonesia mau diubah dengan sistem dengan bukan Republik itu tidak boleh karena NKRI Itu sudah merupakan kesepakatan kesepakatan bersama dan sudah menjadi harga mati kalau kita membawa dengan sistem lain walaupun islam itu tidak boleh karena menyalahi kesepakatan.

“Orang Islam harus memegang kesepakatan, apabila kita tidak berubah, seperti misalnya NKRI daerah Kesatua  Republik Indonesia, dan mau dirubah dengan sistem dengan bukan Republik, itu tidak boleh, karena NKRI sudah mer
upakan kesepakatan bersama dan sudah menjadi harga mati, dan kalau pun kita membawa dengan sestem lain, walau memang Islam itu tidak boleh karena memang menyalahi kesepakatan,”pungkas Ma’ruf Amin.

Baca juga  Danlanud Suryadarma Sambut Kedatangan Menhan ke Subang

Sebelumnya, acara ini pun, selain dihadiri oleh jajaran pengurus MMIB seluruh Provinsi Jabar, acara ini juga dihadiri alim ulama dan tokoh masyarakat, di antaranya KH. Tasyrifien AS Pengasuh Ponpes Daarus Syifa, Abah Raodl Bahar, KH. Ushfuri Anshor.

Wartawan : Iwan Sukmawan