Connect with us

Headline

Masa AKB, Pasien Covid-19 di Subang yang Sembuh Terus Bertambah, Jadi 45 Orang

Published

on

Foto : Jubir TGTPP Covid-19 Subang, dr.Maxi.

SUBANG,Lampusatu.com – Memasuki Adaptasi Kebiasan Baru (AKB), jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh di Subang terus bertambah.

Update hari ini, Jumat (3/7/2020), Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Subang melaporkan ada 45 orang yang dinyatakan sembuh.

Dari jumlah 62 kasus yang terkonfirmasi positif di Subang, saat ini hanya tinggal 14 orang yang masih dalam perawatan secara intensif. Dari total 14 orang itu, 4 orang masih dirawat di BKPSDM Cimahi dan 10 orangnya melakukan perawatan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing atau tempat yang telah disiapkan tim gugus tugas sesuai domisili yang bersangkutan.

Baca juga  Mobil Camry Hangus Terbakar di Tanjakan Emen Subang

“Jadi Alhamdulillah selama 14 hari atau dua Minggu ini, Subang tidak ada kasus yang baru. Di RSUD Subang, kita saat ini nol pasien Covid-19 yang dirawat atau diisolasi, setelah sebelumnya over kapasitas,”ungkap dr.Maxi selaku Jubir TGTPP Covid-19 Subang didampingi Sekretaris TGTPP Covid-19 Subang H.Hidayat dan Kasdim 0605 Subang Mayor Inf Yuyum kepada wartawan di Kantor BPBD Subang Jln.Ks.Tubun Subang.

Baca juga  Balas Budi, Penderita Jantung Bocor Kumpulkan Koin Untuk Dedi Mulyadi Maju di Pilgub Jabar

Keberhasilan dalam menekan penyembuhan pasien positif Covid-19 tersebut dijelaskan dr.Maxi, melalui penerapan program namanya isolasi mandiri.

“Pasien yang masih positif kami pulangkan ternyata jauh berbeda hasilnya. Mereka setelah 2 bulan dirawat dan menjalani delapan kali tes swab di rumah sakit tetap hasilnya positif, tapi setelah dikarantina mandiri mungkin bertemu keluarga perasaan senang merasa berada di kampung sendiri dalam waktu satu minggu banyak dari mereka yang akhirnya negatif covid-19,”jelasnya.

Baca juga  Kabupaten Purwakarta Ekspor Manggis ke Sejumlah Negara

Kemudian untuk update Pasien Dalam Pengawasan (PDP), lanjut dr.Maxi,
total tercatat sebanyak 81 orang.
Yang sudah sembuh 68 orang, meninggal dunia 13 orang.

“Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari 6.018 kini selesai 6.000 . Sisanya tinggal 18 orang,”pungkasnya.

Istimewa

 

Galih Andika