Mau Liputan Pembukaan MTQ Jabar ke-36 di Subang, Wartawan Wajib Tunjukan Hasil Rapid Test

SUBANG,Lampusatu.com – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Jawa Barat yang ke-36 secara resmi akan dibuka pada Jumat 4 September 2020 malam di halaman Kantor Bupati Subang.

Namun karena masih di tengah Pandemi Covid-19, pelaksanaannya akan berbeda seperti dua tahun sebelumnya. Dengan mengedepakan protokol kesehatan.

Dari mulai ditiadakannya acara seremonial seperti pawai taaruf, peserta yang hadir pun dibatasi, dan semuanya harus menunjukan hasil rapid test negatif kepada petugas termasuk wartawan yang melakukan peliputan dari awal pembukaan, selama pelaksanaan acara, hingga penutupan.

Baca juga  Tiga Mobil Baru Disdukcapil, Siap Layani Warga Miliki Data Kependudukan

Bupati Subang, H.Ruhimat melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Subang, Euis Hartini mengatakan bahwa Pelaksanaan MTQ ke-XXXVI Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 untuk tempat yang semula akan dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Subang menjadi di Halaman Depan Kantor Bupati Subang.

Hal tersebut sesuai dengan Keputusan Gubernur No. 443.1/ Kep.470-Yanbangsos/2020 tentang penerapan Protokol Kesehatan yang tidak bisa dipisahkan dalam pelaksanaan MTQ ke-36.

“Mengingatkan untuk undangan yang datang secara fisik walaupun pelaksanaannya diluar ruangan namun karena keterbatasan tempat juga harus tetap dibatasi secara ketat,”ungkap Euis kepada Lampusatu.com.

Baca juga  Presiden Jokowi Minta Masyarakat Tidak Kucilkan Pasien Terinfeksi Covid-19
Baca juga  Satreskrim Polres Majalengka Gelar Cipta Kondisi "Menyisir Premanisme" Jalanan

Dijelaskan Euis, sesuai SOP dari panitia, bagi yang hadir secara fisik di acara pembukaan dimohon dengan sangat agar membawa surat/keterangan hasil SWAB negative yang masih berlaku dan diberlakukan kepada para petugas, panitia, pelaku dan undangan tanpa terkecuali.

“Termasuk pemakaian APD kesehatan (disarankan memakai masker medis), dan tertib kesehatan lainnya,”terangnya.

“Termasuk wartawan yang mau melakukan peliputan harus menunjukan minimal hasil rapid test negatif,”ungkapnya.

Dalam pembukaan MTQ malam ini, dijadwalkan akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Jabar beserta jajaran Forkopimda Jabar maupun Kementrian Agama Kanwil Jabar.

Baca juga  Catat ! Ini Jadwal dan Lokasi Rapid Test Massal Tahap II di Subang

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Kepala Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Setda Pemerintah Provinsi Daerah Jawa Barat Barnas Adjidin mengatakan, MTQ Jabar 2020 beda dengan tahun sebelumnya karena dilaksanakan di masa pandemi Covid-19.

“Bedanya dari penyelenggaraan mulai dari pembukaan, pelaksanaan hingga penutupan menerapkan protokol kesehatan (pakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak),” ujar dia ketika dihubungi, Kamis 3 September 2020, dilansir dilaman Pikiranrakyatonline.com.

Baca juga  Presiden Jokowi Minta Masyarakat Tidak Kucilkan Pasien Terinfeksi Covid-19

 

Galih Andika

Berita terbaru

Buruh Minta Upah Minimum 2021 Naik 8%, Kecuali untuk Perusahaan Ini

JAKARTA,Lampusatu.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan pihaknya meminta upah minimum tahun depan naik 8%. Namun pihaknya memahami ada sektor...

Baru Dibuka, Minggu Ini Bisa Makan Gratis di Pojok Kuliner Pagaden Barat

SUBANG,Lampusatu.com - Baru di Launching, Pojok Kuliner Pagaden Barat sediakan aneka menu lengkap dan tempat asik untuk nongkrong.Menurut Owner Pojok Kuliner Pagaden Barat Gina...

OPINI : Islam Menyelesaikan Permasalahan Buruh Perempuan

Pengesahan Rancangan Undang-undang Cipta Kerja oleh DPR, menimbulkan reaksi luarbiasa. Baik masyarakat secara umum maupun dikalangan buruh dan mahasiswa. Sontak demonstrasi penolakanpun terjadi hampir...

Marinir Secara Persuasif Ajak Demonstran Bubarkan Diri 

Lampusatu.com - Dispen Kormar (Jakarta). Pasukan Marinir yang tergabung dalam Pengamanan Unjuk Rasa di seputaran Patung Kuda Monas Jakarta Pusat secara persuasif meminta agar...

Berita Terkait

Buruh Minta Upah Minimum 2021 Naik 8%, Kecuali untuk Perusahaan Ini

JAKARTA,Lampusatu.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan pihaknya meminta upah minimum tahun depan naik 8%. Namun pihaknya memahami ada sektor...

OPINI : Islam Menyelesaikan Permasalahan Buruh Perempuan

Pengesahan Rancangan Undang-undang Cipta Kerja oleh DPR, menimbulkan reaksi luarbiasa. Baik masyarakat secara umum maupun dikalangan buruh dan mahasiswa. Sontak demonstrasi penolakanpun terjadi hampir...

Marinir Secara Persuasif Ajak Demonstran Bubarkan Diri 

Lampusatu.com - Dispen Kormar (Jakarta). Pasukan Marinir yang tergabung dalam Pengamanan Unjuk Rasa di seputaran Patung Kuda Monas Jakarta Pusat secara persuasif meminta agar...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini