Connect with us

Headline

Menuju Subang WTP, Kepala Sekolah dan UPTD Diberikan Ilmu Standar Pelayanan Minimal

Published

on

SUBANG, Lampusatu.com,- Sebanyak 955 orang tenaga pendidik yang terdiri dari Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negri, SMP Negri dan para UPTD (Unit Pelayanan Tingkat Daerah) antusias mengikuti workshoop standar pelayanan minimal tingkat SD & SMP motekar menuju Subang WTP yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang dilaksanakan di Gor Gotong Royong Jalan A. Nata Sukarya Pasirkareumbi Subang, Jumat, (8/12).

Workshoop tersebut bertujuan  untuk mempersiapkan menuju laporan Badan Pengelola Keuangan (BPK), yang sebelumnya Wajar Dengan Pengecualian (WDP) saat ini ingin meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Hadir pada kesempatan itu Bupati Subang Hj.Imas Aryumingsih yang turut serta juga memberikan pengarahan. 

Imas mengatakan kegiatan seperti ini memang sangat penting, karena Subang saat ini sedang berusaha dan sangat menginginkan WTP, karena WDP tentu hasil belum maksimal.

“Makanya kita harus paham dulu pola dan syarat agar menjadi WTP ini, pahami dulu semuanya, apalagi kalau saja tahun kemarin kita dicleamer maka sudah tentu Subang bangkrut,”ungkapnya.

Ia menegaskan, jika saja dulu Bupati dan semua stakeholder tidak betul-betul bersinergi maka semuanya akan sia-sia kembali.

“Alhamdulillah dengan motekar ini, karena saya tidak mau kalah dengan Kabupaten lain, walaupun baru sebentar banyak sekali capaian serta raihan sudah kita raih,”jelasnya.

Acara ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Hendra Purnawan, Asda 1 Bambang Suhendar, Asda 2 sekaligus pembinda PGRI Kabupaten Subang H. Komir Bastaman.

Sekretaris Kadisdikbud H. Warsim mewakili Kadisdikbud H.Suwarna, mengungkapkan,  mengingat anggaran untuk tahun ajaran 2016/2017  akan berakhir, maka penting untuk mempertemukan seluruh kepala sekolah SD  dan SMP untuk mendapatkan arahan Bupati. 

Warsim melaporkan asett yang dimiliki Disdikbud pada  saat ini sebesar Rp.1,3 triliun yang terdiri dari tanah, gedung bangunan, dan aset tata kelola dan aset lainnya.

“Untuk aset dari dana Bos sebesar 186  milyar, dan saat ini Disdikbud sedang berupaya mengesahkan Bos kepada bendahara umum daerah dan sedang inventarisasi ulang data milik daerah,”ungkapnya.

Selain itu, Disidikbud akan melakukan pembinaan langsung kepada para kepala sekolah mengenai pelaporan dan tata kelola serta pelayanan.

“Saat ini baru selesai 12 kecamatan yang telah melaksanakan pembinaan, diharapkan setelah ini bisa mempersatukan komitmen bersama untuk memberikan kontribusi terbaik agar tercapai opini BPK WTP,” tandasnya.

Dalan workshop ini juga diserahkan kendaraan operasional roda dua untuk para UPTD secara simbolis.
Dari 955 orang tersebut  tergabung dalam satuan kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), terdiri dari 848 kepala SDN, 77 SMPN, 30 Kepala UPTD. (Galih Andika/R1/16)***

Ket.Gambar : Bupati Subang Hj.Imas Aryumningsih saat memberikan arahan kepada para tenaga pendidik pada workshoop standar pelayanan minimal tingkat SD & SMP motekar menuju Subang WTP yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang dilaksanakan di Gor Gotong Royong Jalan A. Nata Sukarya Pasirkareumbi Subang, Jumat, (8/12).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hot News

Terbaru