Connect with us

Headline

Naik Perahu Tradisional, Kang Jimat Tinjau Hutan Mangrove dan Wisata Pulau Gegara Menyan

Published

on

Foto : Selepas mengikuti penyaluran bantuan benih ikan air payau kepada 7 Koperasi Mina dan 5 Kelompok Pembudidaya Benih Ikan Air Payau dari Balai Besar Benih Ikan Air Payau (BBIAP) Jepara menyempatkan waktu untuk meninjau hutan mangrove dan wisata pulau gegara menyan di Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang menggunakan perahu tradisional milik nelayan setempat, kemarin Kamis (2/7/2020) siang.

SUBANG,Lampusatu.com – Selepas mengikuti penyaluran bantuan benih ikan air payau kepada 7 Koperasi Mina dan 5 Kelompok Pembudidaya Benih Ikan Air Payau dari Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Bupati Subang menyempatkan waktu untuk meninjau hutan mangrove dan wisata pulau gegara menyan di Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang menaiki perahu tradisional milik nelayan setempat, kemarin Kamis (2/7/2020) siang.

Baca juga  Jelang Berakhirnya PSBB, Warga Subang  Berburu Kebutuhan Lebaran

Pesona alam yang indah, membuat Kang Jimat sapaan akrab Bupati Subang takjub. Untuk sampai ke pulau gegara menyan, ia menyusuri sungai yang disamping kiri dan kanannya hutan mangrove ditemani Kadis Perikanan Subang H.Rahmat Effendi, Camat Sukasari, dan Kades Anggasari.

Seperti diketahui, pulau gegara menyan merupakan destinasi  wisata kebanggan warga Kecamatan Sukasari. Pulau Gegara Menyan ini tak bisa disinggahi setiap saat sepanjang tahun karena sangat tergantung kondisi cuaca. Pada waktu-waktu tertentu pulau ini bisa muncul dan hilang. Saat musim rob, hampir dipastikan pulau itu tertutup air laut.

Baca juga  Diduga Dampak Erupsi, Kawanan Monyet Gunung Tangkuban Parahu Turun ke Jalanan

Kang Jimat dalam peninjauan ke pulau gegara menyan menyampaikan agar masyarakat dapat menjaga bersama-sama hutan mangrove dan mengelola objek wisata agar lebih baik lagi, mengingat Wisata Mangrove Gegara Menyan dapat menjadi objek wisata andalan di wilayah pantura di masa yang akan datang.

 

Galih Andika