Pelapor Abu Janda Dicopot dari Kursi Ketum KNPI

Lampusatu.com Haris Pertama dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Umum (Ketum) DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Haris sosok yang pernah melaporkan Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Mabes Polri terkait dugaan isu rasisme terhadap Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

Haris dicopot berdasarkan rapat pleno yang digelar oleh Pengurus Pusat KNPI di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, pada Sabtu, (6/3/2021).

Baca juga  dr.Maxi : Hari Kelima,  816 Orang Subang Telah Ikuti Swab Massal, 1 Orang Positif Covid-19

Rapat pleno itu dipimpin oleh wakilnya, Ahmad A Bahri. Menurut Bahri, Haris dicopot dari jabatannya karena melanggar AD/ART KNPI.

“Pertama, pelanggaran pada Pasal 23 ART terkait pengambilan keputusan dan sikap organisasi tidak melalui Rapat Pleno DPP KNPI,” kata Bahri dalam keterangan resminya kepada wartawan, Sabtu (6/3/2021).

Kemudian kedua, kata Bahri, pelanggaran Pasal 38 AD dan 35 ART KNPI terkait tata kelola keuangan dan harta benda organisasi yang tidak berjalan secara transparan dan akuntabel. Haris dituding tidak transparan dalam mengelola keuangan KNPI.

Baca juga  Bupati Ruhimat Bareng Istri dan Anaknya Nyoblos di TPS 1 Cimute
Baca juga  dr.Maxi : Hari Kelima,  816 Orang Subang Telah Ikuti Swab Massal, 1 Orang Positif Covid-19

“Karena itu, Forum Pleno KNPI memutuskan memberhentikan Bung Haris Pertama sebagai Ketua Umum DPP KNPI 2018-2021 dan mengangkat dan memutuskan Bung Mustahuddin sebagai Pelaksana Tetap (Plt) Ketua Umum DPP KNPI 2018-2021,” kata dia.

Sementara itu, Mustahuddin meminta agar Haris Pertama tidak lagi memakai atribut dan mengatasnamakan diri sebagai bagian KNPI. Hal itu diungkapkan Mustahuddin usai ditetapkan sebagai Plt Ketum DPP KNPI.

Baca juga  Jalan Rusak Parah, Warga Demo Minta Berhentikan Penggalian Pasir Sementara

“Saudara Haris Pertama tidak berhak lagi memakai atribut dan simbol2 organisasi KNPI karena sudah diberhentikan atay dipecat sebagai Ketua Umum DPP KNPI,” kata Mustahuddin.

Baca juga  Diresmikan Jokowi, Tol Jakarta – Cikampek Layang Gratis Hingga Akhir Tahun  

Mustahuddin mengaku akan segera menyusun komposisi kepengurusan baru.

“(Pengurus baru) hanya mengisi beberapa kekosongan, intinya tidak banyak perubahan,” kata dia.

Sumber : JPNN.com

Populer

Berita terbaru

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini