Connect with us

Headline

Pemkab Subang Pesan Ratusan Liter Hand Sanitizer ke PT.SIL

Published

on

Foto : Ilustrasi.

SUBANG,Lampusatu.com – Pemerintah Kabupaten Subang memesan bahan kimia berbahan aktif kina berupa ratusan liter hand sanitizer atau cairan anti septik ke PT Sinkona Indonesia Lestari (PT SIL) Ciater Subang.

Hal tersebut menanggapi banyaknya keluhan paramedis terutama yang bertugas di RSUD Subang dan seluruh Puskesmas di Subang yang mengaku kesulitan akan langkanya produk cairan antiseptik itu dipasaran saat ini.

Bupati Subang, H.Ruhimat menyatakan,”Saat ini PT SIL sedang memproduksi pesanan dari kami. Ya, mudah-mudahan saja cepat selesai, dan dalam waktu dekat ini segera kami bagikan kepada para pedagang kaki lima,”ujar Ruhimat kepada wartawan Rabu (25/3/2020).

Baca juga  Cegah Penularan Corona, Mulai Besok  Pemkab Subang Bakal Gelar Rapid Test 2.000 Orang

Dijelaskannya, Pemkab Subang
telah memesan 500 liter hand sanitizer ke PT. SIL dan 25.000 masker ke para pelaku home industry di Subang.

“Untuk masker akan dibagikan khusus kepada warga masyarakat yang dinyatakan orang dalam pengawasan (ODP), dan pasien dalam pengawasan (PDP), termasuk keluarganya,”terangnya.

“Ini kami lakukan, agar penyebaran virus corona di Subang, mata rantainya bisa kita putus,”timpalnya.

Baca juga  Pusat Pemerintahan Kabupaten Subang Bakal Dipindahkan ke  Purwadadi ?

Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas COVID-19 Subang, H.Aminudin mengungkapkan bahwa untuk penanganan Covid -19 ini Pemkab Subang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp.12,9 Miliar.

Anggaran sebesar itu memang sebelumnya tidak teranggarkan karena adanya penyebaran wabah virus corona, itu baru terjadi bulan ini. Sedangkan pembahasan anggaran untuk tahun anggaran 2020 telah dilakukan tahun 2019.

Baca juga  BKPSDM Subang :  Peserta CPNS 2019 Gagal di Seleksi Administrasi Bisa Sanggah

“Anggaran untuk kegiatan penanggulangan wabah virus corona diambil dari dana khusus yang dialokasikan tambahan penanggulangan bencana karena penanggulangan wabah virus corona sama dengan bencana,”terangnya.

“Sementara anggaran yang dipergunakan sekarang baru bisa dicairkan sebesar Rp2.5 miliar. Sedangkan sisanya untuk persiapan jika wabah virus ini benar-benar menular, karena sampai hari ini belum ada temuan satupun orang yang terinfeksi virus corona di wilayah Subang. Mudah-mudahan Subang zero corona”tandasnya.

Galih Andika