PGRI Subang Mengutuk Keras Aksi Penembakan KKB yang Menewaskan 2 Orang Guru

Lampusatu.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Subang mengutuk keras atas penembakan yang menyebabkan dua orang guru tewas oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di tanah Papua .

Penembakan dua orang guru tersebut telah melukai teman se- profesi di tanah air. Yang dimana sedang berjuang mengemban tugas mulia.

Hal tersebut diungkapkan Ketua PGRI Subang, Dr. H. Aep Saepudin, M.Pd melalui Sekretarisnya Jenal Aripin S.Pd saat dikonfirmasi Lampusatu.com, Sabtu (10/4/2021) malam.

Baca juga  LIPI Kembangkan 12 Jenis Bibit Ubi Kayu Unggul di Subang

Sesuai yang disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI, Unifah Rosyidi dalam keterangan resminya.

“Untuk kesekian kalinya beberapa guru di daerah konflik kembali menjadi korban kekerasan oleh KKB. Kami mengutus keras atas tindakan itu,” ungkapnya.

Baca juga  Para Santri Gotong Royong Membangun Pesantren Ryadatul Khasanah

Selain itu, PGRI juga sangat menyesalkan terjadinya pembakaran terhadap tiga gedung sekolah dasar (SD) Jambul, SMPN 1, dan SMAN 1 Beoga, Puncak Papua pada tanggal 8 April 2021 lalu.

Baca juga  Senggol Pantat Mobil, Satu Keluarga Asal Karawang Tewas Terlindas Truk di Jalur Pantura Subang

“Guru adalah penyuluh peradaban bangsa yang mengabdikan diri untuk mencerdaskan generasi bangsa, sehingga harus dilindungi dalam menjalankan tugasnya,”timpalnya.

Untuk itu, dia berharap negara dapat hadir.

Bisa melalui pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat pertahanan dan keamanan, tokoh masyarakat (adat) untuk dapat memberikan perlindungan terhadap keselamatan para guru.

“Terutama yang bertugas di pedalaman yang saat ini tersulut konflik agar mereka mendapatkan jaminan keselamatan diri, dan keluarganya,”tutupnya.

Baca juga  Satgas Jaga Satru Berikan Santunan kepada Pati Jompo dan Anak Yatim
Baca juga  Tak Terima Masjid Al-Muttaqien Digugat Ahli Waris, Puluhan Warga Binong Gelar Aksi Protes

 

Galih Andika

Populer

Berita terbaru

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini